|
14
2.1.4
Topologi Jaringan
Topologi jaringan mendefinisikan struktur dari jaringan dan peletakkan
node-nodenya
di
dalam
suatu
jaringan.
Topologi
jaringan
secara
umum
terdiri
dari 2 bagian, yaitu topologi fisikal dan topologi logikal.
2.1.4.1 Topologi Fisikal
Topologi fisikal adalah topologi rancangan sebenarnya dari kabel atau
media
perantara. Jenis-jenis dari topologi fisikal antara lain adalah :
2.1.4.1.1
Topologi Bus
Topologi
bus
menggunakan
single
kabel backbone,
umumnya
berupa
kabel
coaxial dimana setiap hostnya terhubung secara langsung dengan kabel backbone
tersebut dengan percabangan di sepanjang backbone tersebut.
Jenis topologi ini
cukup
mudah
untuk
dirancang
dan
dibangun.
Hasilnya
adalah
suatu
jaringan
yang sederhana dan murah. Topologi ini mempermudah perluasan jaringan
melalui penambahan kabel dan pemanfaatan sebuah repeater yang akan
menguatkan sinyal sehingga dapat menjangkau jarak yang lebih jauh. Namun,
topologi
ini
memiliki
kendala
cukup
besar
pada
masalah traffic karena semua
node
mengirim data dan
menerima data pada saluran
yang sama. Jaringan bus
ini
akan menjadi lambat apabila lalu lintas jaringan padat terutama pada jaringan
yang
memiliki
banyak
komputer,
ini
terjadi
karena jaringan tidak
mengkoordinasi komunikasi antara satu node dengan node lain sehingga waktu
transmisi
menjadi
lama.
Selain persoalan
bottle
neck
informasi,
apabila
terjadi
masalah
pada
backbone,
akan
melumpuhkan
jaringan
secara
keseluruhan
sehingga
tipe
jaringan
ini
dinilai
kurang
aman
untuk
kelangsungan
hidup
jaringan.
Pengelola
jaringan
juga
akan
kesulitan
melakukan
pelacakan
jika
|