|
17
2.7
PHP
Menurut Castagnetto (1999, p7) PHP (PHP
Hypertext Preprocessor) merupakan
salah
satu Server-side
embedded
Scripting
Language.
Disini,
PHP
bekerja
dalam
dokumen HTML yang kodengnya hanya dapat di lihat pada sisi server. PHP sering
digunakan
untuk
general-purpose scripting language
yang
secara
khusus
sangat
cocok
untuk mengembangan Web.
PHP mempunyai banyak kelebihan, seperti:
PHP memiliki kesederhanaan bahasa.
Open
Source,
dapat
dikembangkan
oleh
khalayak
luas,
sehingga
perkembangannya
sangat pesat.
Konektifitas ke server database terus bertambah seiring bertambahnya waktu.
Development Cycle yang lebih pendek
Mudah untuk membuah modul yang reuseable.
2.8
Perl
Perl
merupakan singkatan dari Practical Extraction and Report Language.
Bahasa pemrograman ini diciptakan oleh Larry Wall pada tahun 1986, yang pada
awalnya digunakan sebagai perangkat
untuk
menulis program dalam lingkungan UNIX.
Menurut Abdul Kadir (2002, p2) Perl adalah sebuah bahasa pemrograman yang
menggabungkan
kemampuan
bahasa
C,
utilitas
sed
dan
awk/grop,
bahkan
fitur shell.
Oleh karena itu, Perl memiliki sifat-sifat seperti berikut:
Perl memiliki kekuatan dan keluwesan sebagai bahasa pemrograman beraras tinggi
seperti halnya C, tetapi tidak serumit C. Berbagai fitur pada bahasa C
|