Home Start Back Next End
  
29
Karyawan merekonsiliasi jumlah tersebut dengan penghitungan yang dilakukan
oleh karyawan lain di gudang persediaan.
2.3
Sistem Pengendalian Intern
2.3.1
Pengertian Sistem Pengendalian Intern
Pengendalian
internal
(Messier,
2006)
didesain
oleh board
of
directors,
manajemen, dan personil lainnya untuk memberikan
keyakinan
yang
memadai
atas
keandalan pelaporan keuangan, efektivitas dan efisiensi operasi, serta kepatuhan
terhadap
hukum dan peraturan
yang berlaku. Pendapat
lain
yang diutarakan
mengenai
pengendalian
internal
(Romney
&
Steinbart,
2000)
adalah
rencana
suatu
organisasi
dan metode
bisnis yang digunakan untuk
melindungi
aset,
menyediakan
informasi
yang akurat dan dapat dipercaya, memperhatikan dan meningkatkan efisiensi
operasional,
dan
mendorong
kepatuhan
untuk menaati 
kebijakan
manajerial
yang
ditentukan. Sedangkan menurut COSO (dalam Tunggal, 2006, h70) definisi Sistem
Pengendalian Intern adalah
”is
a
process,
affected
by
entity’s
board of
directors,
management
and     
other
personel, designed to provide reasonable assurance regarding the achievement of
objectivities in the following categories effectiveness and efficiency of operations,
reliability of Financial Reporting, compliance with Applicable laws and
regulations.”
2.3.2
Tujuan Sistem Pengendalian Intern
Tujuan sistem pengendalian intern (Gondodiyoto, 2006) adalah
a) 
Menyajikan data yang dapat dipercaya
Informasi digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan, oleh sebab itu
pimpinan perusahaan sebaiknya memiliki informasi yang benar/ tepat mengingat
informasi adalah hal yang penting dalam sebuah perusahaan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter