|
41
2.1.14 Kerangka Berpikir
Yang dimaksud dengan efektivitas
sistem
informasi
keuangan
adalah
suatu
tingkat
ukur
atas
kegiatan
yang
terjadi
pada
Unit
Pelayanan Transmisi
Divisi
Administrasi
dan
Keuangan
PT.
PLN
(Persero)
P3B
Region
Jakarta
dan
Banten, dimana kegiatan
tersebut
meliputi input,
process,
dan output
dari data -
data
atau
fakta
tentang
keuangan
perusahaan, menyangkut komponen
yang
terorganisasi, terdiri dari
:
sistem kerja, perangkat keras, perangkat
lunak,
jaringan
komunikasi, sumberdata,
manusia
dan
sumber
daya
yang
digunakan
untuk
mengumpulkan, mengolah,
menganalisa,
menyimpan
dan
menyediakan
pelayanan Administrasi dan
Keuangan dalam
mencapai
tujuan secara cepat
yang
berguna dan
berarti
untuk pengambilan keputusan.
Dalam
hal
ini, adanya proses
pertukaran informasi yang mencakup indikator : 1.) Tujuan, 2.) Input (masukan),
3.)
Process
(proses),
4.)
Output
(keluaran) dan
dimensi
:
1.)
Reliable
(dapat
dipercaya), 2.)
Relevant
(cocok
atau
sesuai),
3.)
Timely
(tepat
waktu),
4.)
Complete (lengkap), 5.) Understandable (mudah dimengerti).
Yang dimaksud dengan kinerja user
UPT PT. PLN (Persero) P3B
Region
Jakarta
dan
Banten
adalah
aktivitas
kerja
yang
dilakukan oleh
user
yang
berinteraksi dengan
sistem
informasi
keuangan
(BeFast),
untuk
dapat
menghasilkan laporan
keuangan.
Dimana
faktor
faktor
yang
mempengaruhi
kinerja
adalah
ketrampilan
yang
dimiliki,
kemampuan dasar,
usaha
yang
dilakukan,
insentif
(pemberian hadiah),
lingkungan kerja
yang
mendukung
dan
adanya
motivasi
yang tinggi. Indikatornya
:
produktivitas (productivity),
kualitas
kerja
(quality
of
work),
inisiatif (initiative),
tim
kerja
(teamwork),
pemecahan
masalah (problem solving).
|