|
47
Menurut Sugiyono (2004, p74),
teknik sampling dikelompokkan menjadi
2 (dua) yaitu :
1. Probability sampling : teknik sampling
yang
memberikan peluang yang sama
bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
Teknik ini meliputi :
a. Simple random sampling
Dikatakan
simple
(sederhana) karena
pengambilan sampel
anggota
populasi
dilakukan
secara
acak
tanpa
memperhatikan strata
yang
ada
dalam populasi tersebut.
b. Proportionate Startified Random Sampling
Teknik
ini
digunakan
bila
populasi
mempunyai anggota
atau
unsur
yang
tidak homogen dan berstrata secara proporsional.
c. Disproportionate Startified Random Sampling
Teknik
ini
digunakan
untuk
menentukan jumlah
sampel,
bila
populasi
berstrata tetapi kurang proporsional.
d. Cluster Sampling (area sampling)
Teknik sampling
daerah digunakan
untuk
menentukan sampel bila obyek
yang akan diteliti atau sumber data
sangat
luas,
misalnya
:
penduduk dari
suatu negara, propinsis, kabupaten.
2. Nonprobability
Sampling
:
teknik
pengambilan
sampel
yang
tidak
memberi
peluang atau kesempatan sama bagi
setiap
unsur atau anggota populasi
untuk
dipilih menjadi sampel. Teknik ini meliputi :
|