|
53
rne!akukan
fungsi
simpan dapat
diberikan
inforrnasi
ba_IJwa
data
te!ah
disimpan.
4. Merancang dialog untuk menghasilkan
keadaan akhir
Un:pa.;-1 balik
atas be:-akhimya
atau
suksesnya
dari
action
akan
sangat
membantu
dan
juga user
akan
mendapat
signal untuk
melanjutkan action
lainnya.
Misalnya
pada
saat
akan
menutup
suatu
program
akan
ditampilkan
konfirmasi
penutupan (ves, no, cancel).
5.
Memberikan penanganan kesalahan yang sederhana
Sistem dirancang
sedemikian
rupa
sebingga
dapat
mencegab
user
dala.'11
membuat kesalahan.
Hanya
penggunaan
menu
seleksi
untuk
membatasi
input
da.ri user, vaiidasi pengisian data pada form agar data yang diisi sesuai
dengan
ketentuan. Bila
teljadi
kesalaban,
sistern
hams
dapat
memberikan
instruksi yang sederhana,
kontruktif da.'l spesifik
untuk perbaikan.
6.
Mengijinkan
pembalikan undo dengan
mudab
Terkadang
user tidak
sengaja melak"Ukan action
yang tidak
diinginkan,
untuk
itu
user
ingin
rnelakukan
pembatalan. Sistem
harus
sebanyak
mungkin
memberikan
fungsi
pembata!an
ini.
User
akan
merasa
lebih
aman
dan
tidak
tak'Ut dalam rnencoba dan memakai sistern tersebut.
7.
Mendukung
internal
locus
of
control
(pemakai
menguasai
sistem
atau
inisiator, bukac'l sebagai
responden)
User yang
berpengalarnan sangat
mendambakan
kontrol yang
kuat
pada
sistem,
sehingga
mereka
merasa
menguasai sistem tersebut. Sistem yang
tidak terduga dan sulit dalam melakukan action akan menyulitka.11 user.
|