![]() 33
n
?
e
i
= Y
i
-
F
i
Dimana
Y
i
merupakan
data
aktual
untuk
periode
i
dan
F
i
merupakan
ramalan
(atau nilai kecocokan / Fitted Value ) untuk periode yang sama.
Secara
sederhana
dapat
diketahui
bahwa
semakin
besar
e
i
berarti
semakin
besar
selisih
antara
data
yang
ada
dan
nilai
proyeksinya.
Ini
berarti
bahwa
peramalan
yang
dilakukan semakin tidak akurat.
Jika
terdapat
nilai
pengamatan
dan
ramalan
untuk
i
periode
waktu,
maka
akan
terdapat n buah galat dan ukuran statistik yang dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Nilai Tengah Galat (Mean Error).
1
n
ME =
?
e
i
n
i
=1
2. Nilai Tengah Galat Absolut (Mean Absolute Error)
1
n
MAE =
|
e
i
|
i
=1
3. Nilai Tengah Galat kuadrat (Mean Squared Error)
1
n
2
MSE =
?
e
i
n
i
=1
Selain
ketiga
ukuran
standar
di
atas,
ada
juga
beberapa
ukuran
relative
yang
dapat digunakan sebagai berikut :
1. Galat Presentase (Persentage Error)
PE
i
=
X
i
-
F
i
X
i
x100%
2. Nilai Tengah Galat Persentase (Mean Percentage Error).
|