Home Start Back Next End
  
8
2.1.2.   Transformasi Fourier
Untuk
mengukur
frekuensi ataupun
mendapatkan
isi
frekuensi
sinyal, digunakan
transformasi
Fourier.
Ketika transformasi
Fourier sebuah sinyal
domain-waktu diambil,
maka didapat representasi
frekuensi-amplitudo sinyal berupa plot
frekuensi di salah satu
sumbu dan amplitudo di
sumbu
yang
lain. Sumbu
frekuensi bermula dari
nilai
nol
naik
hingga
tak
hingga.
Untuk
setiap
frekuensi, kita
punya
nilai
amplitudo. Contoh
transformasi Fourier dari sinyal frekuensi 50 Hz ditunjukkan oleh gambar berikut.
Gambar 2.4 Transformasi Fourier dari sinyal frekuensi 50Hz
Transformasi
Fourier
adalah
transformasi
yang
reversible,
dimana
dari
sinyal
asal
dapat
dibentuk
sinyal
hasil
transformasinya
dan
sebaliknya,
dari
sinyal
hasil
transformasi dapat
dibentuk
sinyal
asalnya.
Akan
tetapi,
tidak
ada
informasi
frekuensi
yang
tersedia dalam
sinyal
domain-waktu dan
tidak
ada
informasi
waktu
yang
tersedia
dalam sinyal Transformasi Fourier.
Dari
sinyal
transformasi Fourier
tersebut,
didapatkan
informasi
frekuensi
dari
sinyal,
yang
menginformasikan
berapa
banyak
tiap-tiap
frekuensi
yang
muncul
dalam
sinyal,
tapi
tidak
menginformasikan
waktu
kemunculan
komponen
frekuensi
tersebut.
Akan tetapi informasi ini tidak diperlukan jika sinyal tersebut stationer.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter