![]() 10
Pada
Gambar
2.6
terdapat
4
buah
komponen
spektrum
yang
sesuai
dengan
frekuensi 10, 25, 50 dan 100 Hz.
2.1.4. Sinyal Non-Stationer
Bertolak belakang dengan sinyal pada Gambar 2.5,
gambar berikut adalah
contoh
sinyal
non-stationer,
dimana
frekuensinya
berubah-ubah
secara
konstan
dalam
waktu. Sinyal ini dikenal dengan nama sinyal chirp.
Gambar 2.7 Sinyal non-stationer
Berikut adalah contoh sebuah sinyal
non-stationer dengan 4 komponen
frekuensi
yang
berbeda pada
4
interval waktu
yang
berbeda
pula.
Interval
0
300
ms
memiliki
sinusoid 100
Hz,
interval 300 600
ms memiliki sinusoid 50 Hz,
interval 600 800
ms
memiliki sinusoid 25 Hz dan interval 800 1000 ms memiliki sinusoid 10 Hz.
|