|
anggota
yang
!run,
BordaHatkan itu,
ia
momimpin
seluruh
anggota,
Yang
menjadi pusat ini
idoalnya
banya satu
orang
saja.
Apabila
illrdapat dua
pusat
di
dalam
keluaiga,
kemungkiuan
""""' si
anak
akan
bingung
untak
momilih
mana
yang
barns
diikuti 8Minggs tl9uan
untak membentak
individu
yang togas
dalam
bersikap
akan sulit lerwujud. Lalu, apabila
pusat sangat
dibumhkan
dalam
ke!uaiga,
sekanmg
yang
menjadi
masalah
ialah
siapakab
yang
layak
burperan
S<>begai
pusat
tersebut'l
Mangenai
hal
ini,
hayashi
mengemukakan
pendapatnya
ssbagai borilrut:
1"<1J'l',i:.-o::t..:
o
<1JI
:li:ll>'b. ><'>
v
L.''t :t t:>tc!.!), i'!lli"b
1r
'If
:t::>
tc:/JOILI;t, 'IIi'It t:iiiA!:
L."t
Q)+5ttJ:
A.l'I!-:Hifr
t::Aiilll<:
'If'(
Q
t:lbl::t:l:,
)i:t,l-li!Q)tp>t) ,1::
L."(
!::' _,
L.
t
#tE
\.,"('\ Q
:: t
;?>-'!J!il;f \_,(
\(1)\:';ll,!>,
Ayablah
yang
paling
cocok
untuk mO!ljadi
pusat tersebut,
Untak
membesarkan
anak,
terutama
untak
membesarkan ssorang
manusia
yang momiliki katakter
penuh
sabagai
anggsta
masyarakat,
ayah
sangat
diharapkan
memilikieksistensi yang kuat sobegai puS<>! dalam
rumah.
Hayashi
utongemukakan alasan mengapa ayah
yang
paling
oocok untak
|