|
seorang
lll'l8k.
Namun,
Hayasbi
mengatakan
..,baiJmya
masyamkat
perlu
sedikit
<!bib
memperhatikan peran
ayah yang sesungguhnya
tidak k.ecil.
Peran
penting itu
d.isebut kachi rw shinboru
(fi!i{it<T.J :.-- ll'!v) atau
simbol
nilai.
Hal
yaug
paling
penting
pada
saat jiwa
seorang
anal<
borkemhaug
adalah
eksistensi
pandangan
terhadap
nilai
yaug
jelas
dan
konsiSlii!L
Pada
saat
itu
pertama
kali
anal<
itu
dapat
membaugun
idantitas
diri
dan
karakter
pribad.i
yang
konsislen.
Untuk
mendukung
hal
tersebut. Hal
itu
ssnglll
dibutubkan
keberadaan
simbol
nilai tersebut.
Orang
yaug
memenuhi
kriteria
sebagai
simbol
itu adalah ayah.
Hayashi maugemukakan
alasannya
S0bagai berikut
:
-t<T.J
:.--*;"'l:
t.,
1:<T.J:!!l;tJt;t :IJi :ft t"<T.J Ii!£
1.,.1;
<T.J"'C';!;::!>
:-;f>;HU:t.I:.7;-:IJI .J!"'C';!;o:lllo fii<T.JJ: 5
l:: )!t"'(',
13lftiJ!Jtt
iltilif\1:
<
f'fl'Eii
ll'AI::rJ:t,.: 1::
<
I,',
.)1 L.JIP#tE"'C';!; ry
,
-'f
l:'t> t.P
t;,
Jil.©:k
<
JU:.itl\lt<T.J;i;,
o#if.N..:lt.h!'ft..:
i':,t..:,',
Ayah
sangat
diharapkan
memen.uhi
peran
S0bagai simbol
teraebut
Diperlukan
"'ibawa
untuk
simbol itu.
Kebemdaan
ibu
yaug
amat
dekst
|