|
59
berusaha
untuk
mengintegrasikan semua
elemen
produk
secara
fisik.
Kenyataannya,
mempertimbangkan semua
kemungkinan
pengelompokkan
elemen
akan
menghasilkan banyak alternatif. Salah
satu
prosedur untuk
mengatur kompleksitas
alternatif
adalah
dengan
mengasumsikan bahwa
setiap
elemen
pada
skema
akan
ditugaskan terhadap
satu
chunk
tersendiri.
Kemudian
secara
bertahap
dilakukan
pengelompokkan jika memungkinkan.
Beberapa
faktor
untuk
mengetahui
kapan
sebaiknya
pengelompokkan
dilakukan
yaitu:
Integrasi
Geometris
dan
Presisi:
Penugasan
elemen
terhadap
chunk
yang
sama
memungkinkan satu
orang
atau
kelompok
mengontrol
hubungan
fisik
antar
elemen.
Pembagian Fungsi: Ketika satu komponen
fisik dapat
mengimplementasikan
beberapa elemen
fungsional dari produk,
elemen-elemen
fungsional
ini sebaiknya
dikelompokkan bersama-sama.
Kemampuan
(Kapabilitas)
Pemasok:
Pemasok
yang
dipercaya
mungkin
mempunyai
kapabilitas
tertentu
yang
berkaitan
dengan
proyek
pengembangan,
dan
untuk
memperoleh
hasil
yang
terbaik
dari
kapabilitas tersebut,
tim
dapat
mengelompokkan
elemen-elemen
yang
merupakan
keahlian
pemasok
menjadi
satu chunk.
Kesamaan
Desain
atau
Teknologi
Produk:
Ketika
dua
atau
lebih
elemen
fungsional dapat diimplimentasikan menggunakan desain atau teknologi produksi
|