|
61
akan
diuntungkan
dengan
menghasilkan
beberapa
alternatif
susunan
geometris
dan
kemudian
memilih
yang terbaik. Kriteria keputusan untuk
memilih susunan
geometris
sangat
terkait
dengan
tahap
pengelompokkan
pada
langkah
2.
Pada
beberapa
kasus
tim
mungkin
menemukan
bahwa
pengelompokkan
yang
dilakukan
pada
langkah
2
tidak
layak,
dan
kemudian
beberapa elemen
harus
disusun
ulang
pada
chunk-chunk
yang
lain.
Pembuatan
susunan
geometris
yang
kasar
harus
dikoordinasikan
dengan
desainer
industri
yang ada di dalam tim dalam kasus dimana aspek eksetika,
keamanan
dan
kenyamanan dari
sebuah
produk
penting
dan
sangat
terkait
dengan
perancangan geometris dari chunk.
o
Langkah 4 : Mengidentifikasikan Interaksi Fundamental dan Insidental
Mengidentifikasikan interaksi
fundamental
dan
insidental
merupakan
langkah
terakhir
(keempat)
dari
menetapkan arsitektur
produk.
Interaksi
fundamental
adalah
interaksi
yang
sesuai
dengan
garis
skema
yang
menghubungakan satu
chunk
dengan
chunk
lainnya.
(proses
yang sangat
mendasar
dari
suatu
sistem
operasi).
Sedangkan
interaksi
insidental
yaitu
interaksi
yang
muncul
akibat
implikasi
elemen
fungsional
menjadi bentuk fisik tertentu atau karena pengaturan geometris dari chunk.
Walaupun
interaksi
fundamental
secara
eksplisit
diperlihatkan oleh
skema
yang
menunjukkan pengelompokkan elemen menjadi chunk,
interaksi
insidental juga
harus
didokumentasikan
dalam
beberapa
cara.
Untuk
interaksi
chunk
dalam
jumlah
yang
sedikit (kurang dari 10), diagram
interaksi adalah cara yang tepat untuk
menunjukkan
interaksi-interaksi
insidental.
Untuk
sistem yang lebih besar,
diagram seperti ini
|