|
74
2.1.10
Prototype
Prototype sebagai sebuah penaksiran produk
melalui satu atau
lebih dimensi
yang
menjadi
perhatian
(Ulrich
dan
Eppinger,
2001:
259).
Dengan
definisi
ini,
setiap
wujud
yang
memperlihatkan sedikitnya
satu
aspek
produk
yang
menarik
bagi
tim
pengembangan dapat ditampilkan sebagai sebuah prototype. Definisi
ini
menyimpang
dari
penggunaan
umumnya,
dimana
mencakup
bermacam
bentuk
prototype
seperti
penggambaran konsep,
model
matematika,
dan
bentuk
fungsional
yang
lengkap
sebelum dibuat dari suatu produk.
Prototype
dapat
diklasifikasikan diantara
dua
dimensi.
Dimensi
yang
pertama
adalah
tingkat
dimana sebuah prototype
merupakan
bentuk
fisik
sebagai
lawan
dari
analitik. Aspek-aspek dari produk
yang diminati oleh tim pengembangan secara
nyata
dibuat
menjadi
suatu
benda
untuk
pengujian
dan
percobaan. Prototype
analitik
menampilkan produk
yang
tidak
nyata,
biasanya
sistematis,
cara.
Aspek
yang
menarik
adalah
produk
dianalisis
daripada
dibuat.
Sedangkan
dimensi
kedua
dalah
tingkatan
dimana
sebuah
prototype
merupakan
prototype
yang
menyeluruh
sebagai
lawan dari
terfokus.
Prototype yang
menyeluruh
mengimplementasikan
sebagian
besar
atau
semua
atribut
dari
produk. Prototype
yang
menyeluruh
dapat
disamakan
dengan
pemakaian
sehari-hari dari
kata
prototype,
merupakan
sebuah
skala
keseluruhan,
versi
kerja
keseluruhan
produk.
Berlawanan
dengan prototype
menyeluruh, prototype terfokus
mengimplementasikan satu
atau
sedikit sekali
atribut
produk. Secara praktek umum
dimaksudkan
untuk menggunakan
dua atau
lebih
|