|
42
referensi
terdiri
atas
koleksi
referensi
umum dan
khusus.
Umum berarti
memberikan
informasi
umum,
ruang
lingkup
luas
tanpa
batas-batas
subyek
atau
batas
lain yang
dapat
memberikan spesifik tertentu. Sedangkan khusus berarti memberikan informasi khusus
mengenai subyek atau pokok pembahasan tertentu. Menurut jenis informasinya koleksi
referensi terdiri atas : almanak dan buku tahunan, buku pegangan atau manual, direktori,
ensiklopedi, kamus, sumber biografi, sumber geografi, bibliografi, indeks dan abstrak,
sumber-sumber
referensi
lain
seperti;
lembaran
negara, laporan
penelitian,
brosur,
perundang-undangan, peraturan pemerintah, data statistik dan keterangan-keterangan lain
yang dibutuhkan pemakai.
Audio Visual
Audio
Visual
atau
bahan
pandang
denganr atau
bahan
khusus
atau
disebut
juga
bahan non buku atau non books material kehadirannya di perpustakaan memperkaya
koleksi bahan pustaka dan memungkinkan perpustakaan memberikan pelayanan yang lebih
beragam kepada
pemakai.
Hal
tersebut
diatas
sekaligus
menyangkal
tuduhan
bahwa
para
pustakwan
masih
sangat
book
oriented
yaitu bahwa
informasi
selalu
dituangkan
dalam
bentuk huruf tercetak atas keras. Hal
ini dibuktikan dengan koleksi bahan pandang dengan
yang dimiliki oleh Perpustakaan Daerah Jakarta Barat. Kesadaran bahwa bahan buku juga
merupakan tanggung jawab perpustakaan merupakan suatu langkah maju yang penting.
Beberapa jenis bahan bukan buku yang melengkapi koleksi adalah : rekaman suara,
gambar
hidup dan rekaman
video, bahan
grafika (foto dan slide), bahan kartografi,
mikro
form (mikro film dan mikro fish). Bahan-bahan tersebut di atas sampai saat ini masih dapat
digunakan dengan bantuan alat bantu masing-masing, seperti micro reader, micro printer
dan sebagainya.
|