|
16
Jika dibandingkan dengan kecerdasan alami (kecerdasan
yang dimiliki manusia),
kecerdasan
buatan
(Menurut
Sri
Kusumadewi, Artificial
Intelligence
(Teknik
dan
Aplikasinya), 2003,
halaman 3)
memiliki beberapa keuntungan secara komersial, antara
lain :
Kecerdasan
buatan
lebih
bersifat
permanen.
Kecerdasan alami
akan
cepat
mengalami perubahan. Hal
ini
dimungkinkan karena sifat
manusia
yang pelupa.
Kecerdasan
buatan
tidak
akan
berubah
sepanjang
sistem
komputer dan
program
tidak merubahnya.
Kecerdasan
buatan
lebih
mudah
diduplikasi
dan
disebarkan.
Mentransfer
pengetahuan
manusia
itu
dari
satu
orang
ke
orang
lainnya
membutuhkan proses
yang lama, dan juga suatu keahlian tidak dapat diduplikasi dengan lengkap.
Kecerdasan buatan
lebih
murah dibanding kecerdasan alami. Menyediakan
layanan
komputer
akan
lebih
mudah
dan
murah
dibandingkan dengan
harus
mendatangkan
seseorang
untuk
mengerjakan
sejumlah
pekerjaan
dalam
jangka
waktu yang sangat lama.
Kecerdasan
buatan
bersifat
konsisten.
Hal
ini
disebabkan
karena
kecerdasan
buatan
adalah
bagian
dari
teknologi
komputer.
Sedangkan
kecerdasan
alami
akan senantiasa berubah-ubah.
Kecerdasan
buatan
dapat
didokumentasi. Keputusan
yang
dibuat
oleh
komputer
dapat
didokumentasi
dengan
mudah
dengan
cara
melacak
setiap
aktivitas
dari
sistem tersebut.
Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat.
Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik.
|