|
16
pada
berbagai
kegiatan
sehingga
manajemen,
karyawan,
dan
pihak
luar
organisasi
dapat
meninjau
ulang
apa
yang
sudah
terjadi.
2. Mengubah
data menjadi informasi
sehingga berguna untuk
membuat
keputusan
yang
memungkinkan
manajemen untuk
merencanakan,
melaksanakan, dan kegiatan pengendalian.
3. Menyediakan kontrol yang sesuai untuk menjaga
harta organisasi,
meliputi data-datanya
untuk
memastikan
bahwa
data
tersedia
ketika dibutuhkan dan akurat, serta terpercaya.
2.1.7
File-File dalam Sistem Informasi Akuntansi Terkomputerisasi
Menurut
Jones
dan
Rama
(2006,
p30),
file
-
file
yang
ada
di
dalam Sistem Informasi Akuntansi yang terkomputerisasi yaitu :
Entity : sebuah subjek tentang
informasi yang
tersimpan (contoh:
informasi pembeli, karyawan, dan pesanan ).
Field
: kumpulan data dari sebuah single entity (contoh : Nama
Karyawan dan Nama Pembeli ).
Record
:
adalah
kumpulan
dari
field
yang
saling
berhubungan
pada
sebuah single entity. Contohnya, record di dalam field karyawan
harus
berisi
hal-hal
sebagai
berikut,
yakni Nama_Akhir,
Nama_Depan, dan Tingkat_Pembayaran.
|