Home Start Back Next End
  
26
Mempelajari
Wushu
sebenarnya tidak
hanya terbatas pada hal-hal yang
berhubungan dengan gerakan fisik belaka. Melainkan
juga
melibatkan
pikiran,
olah
pernapasan, pemahaman anatomi tubuh, aliran darah dan jalur energi tubuh. Juga
mempelajari  penggunaan  ramuan  untuk  memperkuat  tubuh  ataupun  untuk
pengobatan.
Disisi lain Wushu juga membentuk kepribadian, melatih kedisiplinan,
ketahanan
mental,
kecerdikan,
kewaspadaan,
persaudaraan,
jiwa
satria
dan lain
sebagainya. Maka Wushu juga berfungsi sebagai ‘way of life’. Bahkan lebih jauh lagi
bisa menjurus kearah pengembangan spiritual.
a) 
Meningkatkan kekuatan fisik
Gerakan-gerakan
olahraga
Wushu-Taolu meliputi lenting-rentang, melingkar,
balans, meloncat, salto, jatuh-gelinding, dan sebagainya. Olahraga Wushu-Sanshou
adu
otot,
adu
tehnik,
adu
tangkas,
dan
adu keberanian,;
sarana
tepat
menempa
jiwa
perjuangan. 
Semua 
gerakan 
itu 
melibatkan 
otot-otot 
hampir 
di 
sekujur 
badan,
sehingga memerlukan koordinasi yang sangat
cermat,
antara
motor
centers
yang
kendalikan 
gerakan  kelompok  otot-otot,  demikian  pula  koordinasi  antara  motor
centers dengan autonomic centers. Latihan teratur dan rutinolahraga Wushu
meningkatkan keterpaduan kerjasama sistem-sistem syaraf diatas.
Taiji quan sebagai contoh tipikal, karena sangat menekankan gerakan-gerakan
serial yang harus dibimbing dengan pemusatan pikiran sehingga berhasil guna
memperkuat
dalam proses
penahanan
syaraf
yang
bermanfaat
sebagai
pengobatan
physical exercise therapy bagi berbagai jenis penyakit bandel-kronis.
Riset  menunjukkan  ketekunan  mengikuti  pelatihan  Wushu  dapat
meningkatkan
fungsi
sistem
cardiovascular
kemampuan
metabolisme
aerobic
dan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter