|
13
2.4
Perkembangan Wushu Modern
Pada era Ming
Guo (sebelum era komunis)
Ilmu bela diri disebut
juga sebagai
Guoshu, tetapi para pelopor komunisme kembali menggunakan istilah Wushu
(meskipun di beberapa daerah, seperti Taiwan, istilah Guoshu masih tetap digunakan).
Jika ada era keemasan dari Wushu itu terjadi selama dinasti Qing dan Ming
yang
menyaksikan
berkembangnya
ilmu
bela diri
China.
Era
ini
mengalami
kesempurnaan
bentuk
dalam kombinasi
dari
lagu
dan
ketrampilan.
Selama
masa
kebangunan kembali Wushu ini, Tiga aliran Wushu yang terkenal muncul ke
permukaan, yaitu; aliran tiga puluh dua Bentuk Tinju Panjang (Chang Quan Form),
aliran enam Bentuk Sikap Tinju (Stance Boxing Style Form), dan Jurus Monyet (Hou
Quan
Form).
Dinasti
Ming
juga
menyaksikan
perpecahan
aliran
internal
dan
eksternal, saat-saat dimana aliran-aliran
terkenal seperti
Taiji, Bagua
zhang dan Xing
Yi ditemukan dan disempurnakan.
Pada 1909 Asosiasi olahraga Jin
Mu di bentuk di Shang Hai dan memasukkan
pelatihan
dalam gimnasium sebagai
bagian
dari
kurikulum mereka.
Ini
berdampak
pada terbentuknya beberapa persatuan olahraga
lain
yang
memasukkan
pelatihan
dalam gymnasium sebagai bagian dari kurikulum mereka.
Pada 1927 pemerintahan Nanjing membentuk Jung Yung (Sekolah Wushu
milik
pemerintah).
Dua puluh
empat
propinsi
mengikuti
ide
ini
dan tidak
lama
kemudian terbentuklah hampir tiga ratus sekolah ini.
Pada
1936
kelompok
ilmu
bela
diri
China
berangkat
ke
Berlin
dalam rangka
melakukan demonstrasi dalam Olimpiade ke sebelas.
|