![]() 21
dari data
yang ada (Newel
and Simon, 1976) karena Physical Symbol System tak dapat
memberikan solusi bila keadaan chaos.
Dengan kata
lain knowledge base
yang
menjadi
basis dari
pencarian solusi
harus
bersifat koheren, konsisten, dan reasonable (Delgrande
and Mylopulos, 1986).
Pada
sistem
konvensional, jawaban akan
diberikan apabila
seluruh
syarat
dari
permasalahan terpenuhi. Ini
menyebabkan sebagian besar dari pendekatan simbolik akan
berakhir
pada
sistem
yang
bersifat semi-decidable.
Sistem
tidak
akan
memberikan
jawaban
bila
seluruh
kondisi
yang
diketahui
tidak
dipenuhi.
Bila
keadaan
tidak
terpenuhi, atau
jawaban
tidak
tertemukan sistem
ini
akan
memberikan
jawaban
yang
bersifat negatif, sifat inilah yang dikenal dengan sifat semi-decidable dari sistem ini.
2.3.4
Pencarian Solusi dengan Metoda Soft Computing
Metoda
soft
computing, tidak
menggunakan
satu
algoritma
yang
pasti
untuk
memecahkan suatu
masalah. Suatu
teknik
hanyalah
mendeskripsikan
interaksi
antar
sub
sistem,
bukanlah
langkah
pemecahan
permasalahan secara
detail.
Sehingga
dapat
dilukiskan pemecahan
menggunakan diagram sebagai berikut
bielefeld.de/~made/artikel/softcomp/) :
Gambar 2.2, Pemecahan masalah dengan Soft Computing
|