|
5
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Jaringan Komputer
Berdasarkan luas jangkauan suatu jaringan, maka jaringan dapat dibagi tiga, yaitu
LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area
Network). (Tanenbaum 2002,p.9).
Maka
dapat
dikatakan,
bahwa
jaringan
komputer
adalah
sekelompok
komputer
dan perangkat digital lainnya yang terhubung satu sama lain yang dan dapat saling
bertukar data dan informasi secara real time.
2.1.1 LAN
Local
Area Network
(LAN)
adalah
jaringan komputer
yang
memiliki
jangkauan geografis yang terbatas. Sebagai contoh jaringan komputer pada sekolah,
kost atau gedung perkantoran.
LAN
dapat
menghubungkan
beberapa workstation, printer dan perangkat
digital
lainnya.
LAN
juga
memberikan beberapa
keuntungan
kepada
user,
diantaranya pembagian hak akses device dalam jaringan dan aplikasinya,
pertukaran file antar user, dan komunikasi antar user. (Cisco Sistem 1998,p.38).
Suatu LAN dirancang untuk :
Beroperasi pada wilayah geografis yang terbatas.
Memperbolehkan beberapa user untuk mengakses high bandwidth media.
|
|
6
Menyediakan koneksi pada service local secara full time.
Menghubungkan peralatan komputer
yang berdekatan secara
fisik (Cisco
Sistem 1999,p.4).
2.1.2 MAN
Metropolitan Area Network (MAN) adalah kumpulan LAN yang
menyediakan
akses dan service dalam suatu daerah
metropolitan
atau
perkotaan.
Daerah yang dicakup oleh MAN bisa
sampai
dengan
150
km.
MAN
memiliki
cakupan
daerah
yang
lebih
luas
dari
LAN
namun
memiliki
cakupan
yang
lebih
kecil dari WAN. (http://cisco.netacad.net).
Contohnya adalah jaringan televisi kabel yang ada di kota kota yang sudah
terjangkau servisnya.
2.1.3 WAN
Wide
Area
Network
(WAN)
adalah suatu jaringan komputer yang dapat
menghubungkan beberapa jaringan LAN dan memiliki cakupan daerah yang sangat
luas yang melingkupi dari satu wilayah, negara bahkan dunia.
Contoh
suatu
jaringan
WAN
yang
besar
adalah
penerapan
internet
(Cisco
Sistem 1999,p.6).
2.2 MODEL REFERENSI 7 OSI LAYER
|
|
7
OSI (Open Sistems Interconnection) merupakan standard desain komunikasi pada
jaringan komputer yang memiliki kompatibilitas tinggi antara produk atau teknologi yang
dikembangkan oleh beberapa produsen peralatan jaringan komputer yang berbeda.
2.2.1 Fungsi Tiap Layer OSI
Layer 7 : Application
Layer
ini berfungsi
untuk
mendistribusikan aplikasi yang digunakan untuk
mengakses
lingkungan OSI. Selain itu, aplikasi
umum seperti file transfer, email,
dan terminal access untuk komputer-komputer yang berjauhan juga ditempatkan
pada lapisan ini.
Layer 6 : Presentation
Berfungsi untuk menentukan format data yang dipindahkan antar aplikasi dan
juga menawarkan pada program-program aplikasi serangkaian layanan transformasi
data. Proses enkripsi dan kompresi data juga terjadi di lapisan ini.
Layer 5 : Session
Session Layer berfungsi untuk menyediakan suatu mekanisme untuk
mengontrol
dialog
antar
aplikasi
pada ujung
sistem.
Lapisan
ini
membangun,
mengatur, dan memutuskan koneksi antar aplikasi yang saling berhubungan.
Layer 4 :Transport
|
|
8
Layer Transport mensegmentasi data dari pengirim dan merakit kembali data
ke
dalam sebuah
data stream pada
komputer
penerima.
Layer
transport
menjadi
pemecah informasi
menjadi paket paket data
yang akan dikirim dan
menyusun
kembali paket paket data menjadi sebuah informasi yang diterima.
Layer 3 : Network
Layer ini menyediakan pengiriman data atau transfer informasi di antara
ujung
sistem
melewati
beberapa
jaringan komunikasi
berurutan.
Layanan
yang
disediakan oleh
Layer
3
adalah pengalamatan
jaringan, pemberitahuan
kesalahan,
segmentasi blok, dan multiplexing message (satu atau lebih pesan di alamatkan
kepada banyak tujuan).
Layer 2 : Data Link
Data link layer berfungsi untuk menerima dan mengirimkan blok data dengan
membawa suatu kode tertentu untuk sinkronisasi, penanganan kesalahan, dan flow
control. Dengan menggunakan kode, data link layer
mengupayakan agar lapisan
fisik cukup baik, membetulkan transmisi yang mengalami kesalahan, menyediakan
alat untuk aktifasi, deaktifasi, dan mempertahankan link tersebut.
Layer 1 : Physical
Physical
layer
berfungsi
untuk
menjembatani
lapisan
fisik
antara
peralatan
dan suatu aturan untuk mentransfer bit-bit dari satu ke yang lainnya. Physical layer
|
|
9
lebih terfokus pada aspek mekanis, elektris, fungsional, dan prosedural dari suatu
komunikasi.
2.3 Network Device
Suatu jaringan komputer memiliki beberapa perangkat utama yang
berfungsi menghubungkan komputer. Perangkat tersebut misalnya switch, bridge,
router, dan lain lain.
2.3.1 Bridge dan Switch
Bridge
adalah
suatu
alat
yang
menganalisa frame
yang
masuk
dan
membuat keputusan lebih
lanjut berdasarkan
informasi
yang ada dalam frame
tersebut kemudian
meneruskan
frame
itu ke
tujuan
yang
diinginkan.
Bridge
berada pada data link layer.
Switch
memiliki
ciri
yang
sama seperti
bridge
namun
memiliki
beberapa
keunggulan antara lain
dari segi
harga, switch lebih
murah
karena
memiliki port yang lebih banyak. (http://cisco.netacad.net).
Bridge dan Switch mengirimkan paket berdasarkan MAC address yang
disimpan dalam tabel MAC address pada
switch / brigde.
Terdapat dua jenis
switch,
unmanageable
dan
manageable switch.
Unmanageable
switch
berfungsi hanya meneruskan paket yang diterima berdasarkan MAC address.
|
|
10
Sedangkan Manageable switch
memiliki kemampuan
untuk
membuat
Virtual LAN dengan melakukan setting terhadap switch, sehingga dapat diatur
pengiriman data hanya ke dan dari jaringan tertentu.
2.3.2 Router
Router
adalah
suatu
alat
yang
digunakan
untuk
menghubungkan
jaringan yang terpisah dan berfungsi juga untuk melakukan akses ke internet.
Router
terletak
pada
network
layer pada
OSI
model.
Dalam
melakukan
data
forwarding router menggunakan
network layer address sebagai
IP
(Internet
Protocol). (http://cisco.netacad.net).
2.4 Gateway
Gateway merupakan piranti jaringan
yang
memiliki
minimal dua buah network
interface untuk menghubungkan dua tipe jaringan. Di internet suatu alamat bisa ditempuh
lewat
gateway-gateway
yang
memberikan rute ke arah mana yang
harus dilalui supaya
paket
data
sampai ke
tujuan.
Kebanyakan
gateway
menjalankan
routing
daemon
(program yang
meng-update
secara
dinamis
tabel routing).
Karena
itu
gateway
juga
biasanya berfungsi sebagai router. Gateway bisa berbentuk router
box seperti
yang
di
produksi
Cisco,
3COM,
dll
atau
bisa
juga berupa
komputer
yang
dapat
menjalankan
Network Operating Sistem plus routing daemon.
Karena gateway mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya
bisa
dipasangi
mekanisme
pembatasan
atau
pengamanan
(filtering) paket-paket data.
Mekanisme inilah yang disebut sebagai Firewall.
|
|
11
2.5 Bandwitdh
Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi
dalam rentang
tertentu.
Pada
jaringan
komputer,
bandwidth
mengacu
pada
kecepatan
transfer data, umumnya dalam satuan kbps (kilobit per detik/kilobit per second).
Bandwidth dapat berarti juga sejumlah data
yang ditransmisikan melalui sebuah
saluran komunikasi dalam sebuah jangka waktu tertentu. Selain itu bandwidth dapat juga
diartikan
jumlah
informasi
yang dapat ditransmisikan pada jaringan dalam waktu
tertentu.
(www.cs.bham.ac.uk). Di
dalam lingkup
jaringan
kecil
atau
LAN,
bandwidth
lebih sering dikenal sebagai kecepatan hubungan atau koneksi antar komputer yang
saling terhubung. (www.go.tas.gov.au).
2.6 Network Monitoring
Network monitoring adalah proses yang dilakukan untuk memantau beberapa hal
yang
terjadi di jaringan komputer (Stalling 1999,p.23). Network monitoring merupakan
aspek yang paling fundamental dari sebuah network manajemen. Tujuan network
monitoring
adalah
mengumpulkan
informasi mengenai
status
dan
tingkah
laku
pada
sebuah jaringan (Stallings 1999,p.45) . Pada network monitoring dapat kita pelajari :
Mengetahui down atau up-nya
suatu
link dan
menginformasikannya pada orang
yang bertanggung jawab.
Memantau baik buruknya suatu jalur dalam jaringan, jika ada paket yang
hilang
atau bertabrakan (collision), jaringan akan mengalami masalah.
Mengetahui banyaknya paket data yang lewat (terkirim dan diterima).
|
|
12
Dengan
kata
lain
network
monitoring adalah
suatu
perangkat
lunak
yang
memberikan kemampuan pada sebuah workstation untuk memantau
lalu
lintas jaringan.
Network monitoring
dapat
menghasilkan
grafik
lalu lintas
jaringan
pada
interval
yang
berbeda dan dapat dilihat record grafik jaringan tersebut.
Menurut Chiu dan Sudama (1992), menyarankan bahwa network monitoring
harus terdiri dari tiga area rancangan utama, yaitu :
Akses untuk memonitor informasi
Bagaimana
mendefinisikan monitoring informasi dan bagaimana
mendapatkan informasi dari suatu sumber ke seorang manajer.
Mekanisme rancangan monitoring
Bagaimana cara yang terbaik untuk mendapatkan informasi dari sumber-
sumber.
Aplikasi informasi yang dimonitor
Bagaimana informasi yang dimonitor digunakan dalam bermacam-macam
area fungsional manajemen.
Terdapat 4 komponen pada sistem network monitoring yaitu :
Monitoring Application
Pada komponen
ini
terdiri dari fungsi-fungsi
network monitoring yang
terlihat
bagi user
, seperti
performance
monitoring,
fault
monitoring,
dan
accounting monitoring. Performance monitoring merupakan komponen yang
dapat
memonitor aktivitas
dari
service
dan
device
yang
ada
pada jaringan.
|
|
13
Fault monitoring bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan secepat
mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan dengan cepat. Accounting
monitoring bertujuan untuk mengawasi penggunaan sumber-sumber jaringan
oleh pengguna.
Manager Function
Ini merupakan modul pada network monitor yang menampilkan fungsi dasar
monitoring dalam memperoleh informasi dari elemen konfigurasi yang lain.
Agent Function
Modul
ini
mengumpulkan
dan
merekam
manajemen
informasi
untuk
satu
atau lebih elemen-elemen jaringan dan mengkomunikasikan informasinya
pada monitor.
Managed Object
Modul ini merupakan manajemen informasi yang melakukan representasi
sumber-sumber dan aktivasinya.
2.7 Firewall
Firewall sangat berperan penting menyangkut keamanan dalam jaringan. Firewall
berada pada upper layer di dalam model OSI dan tedapat informasi yang cukup lengkap
pada network layer dan transport layer antara lain IP address dan port number sehingga
filtering
decision
dapat
dilakukan.
Firewall adalah
suatu
sistem keamanan
yang
ditempatkan
diantara dua jaringan
yang
bermanfaat untuk melindungi jaringan internal
serta mencegah akses yang tidak diinginkan dari jaringan eksternal yaitu melalui jaringan
internet.
|
|
14
Firewall menggunakan satu atau lebih dari 3 metode yang ada dibawah ini untuk
mengatur
aliran
data yang
masuk
ataupun
yang
keluar dari suatu jaringan (Hare 1996,
p.78). Metode yang digunakan oleh firewall dalam menjalankan fungsinya antara lain:
Paket filtering
Suatu
paket
yang
masuk
ke
dalam
jaringan
tertentu akan dianalisa
dengan
beberapa rangkaian filter. Paket-paket yang berhasil difilter tersebut
kemudian akan diteruskan ke requesting sistem sedangkan yang tidak berhasil
akan dibuang.
Proxy service
Suatu informasi yang berasal dari internet dan masuk ke dalam jaringan akan
diambil
oleh
firewall
dan
kemudian
akan
dikirimkan
ke requesting
sistem
ataupun sebaliknya.
Stateful inspection
Metode ini akan
membandingkan paket yang diterima dengan database yang
ada, yang dipercayai sebagai informasi
yang
masuk.
Apabila
perbandingan
tersebut masuk ke dalam criteria yang ada pada database maka informasi
tersebut akan diijinkan untuk masuk ke dalam jaringan. Jika tidak, informasi
tersebut akan dihapus.
Filter paket data oleh firewall dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu:
IP address
IP address adalah unik. IP address terbagi atas 4 oktet yang mewakili angka
biner 32-bit dalam bentuk decimal.
|
|
15
Domain Names
Merupakan nama yang dipetakan dari IP address yang fungsinya adalah agar
IP address yang sangat susah diingat akan lebih mudah diingat, karena bisa
dalam bentuk
abjad
(bukan
angka).
Dengan
filter
ini,
firewall
akan
dapat
memblokir
nama
domain
tertentu
atau hanya
mengijinkan
domain
tertentu
yang dapat diakses.
Protocol
Protocol
merupakan
standard
suatu
peraturan
dalam menggunakan
sebuah
service. Protocol
pada umumnya adalah teks dan secara sederhana
menggambarkan bagaimana client dan server bisa berkomunikasi. Beberapa
protocol yang dapat dikendalikan oleh firewall antara lain:
IP
(Internet
Protocol),
merupakan
sistem
pengiriman
informasi
melalui internet.
TCP (Transmission Control Protocol), digunakan untuk memecah
dan membangun kembali informasi yang berjalan di dalam internet.
HTTP (Hyper Text Transfer Protocol), digunakan sebagai protocol
untuk menampilkan halaman web.
FTP (File Transfer Protocol), digunakan untuk download dan upload
file menggunakan protocol FTP.
UDP
(User
Datagram
Protocol),
digunakan
untuk
informasi
yang
tidak memerlukan respons seperti streaming audio dan video.
ICMP (Internet Control Message Protocol), digunakan dalam
hal pertukaran informasi antara satu router dengan yang lainya.
|
|
16
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), digunakan untuk
mengirim
teks berdasarkan kepada informasi.
SNMP (Simple Network Management Protocol), digunakan
untuk mengumpulkan sistem informasi dari remote komputer.
TELNET, digunakan untuk menampilkan perintah dan remote
komputer.
Port
Port atau yang dikenal juga sebagai point of entry adalah suatu lokasi pada
perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai jalur keluar masuknya data
dari
suatu computing device.
Pada
umumnya
PC
(Personal
Computer)
mempunyai 2 jenis port, yaitu port internal dan port external. Adapun port-
port internal berfungsi untuk menghubungkan modem, printer, mouse dan
peralatan lainya (anonym,2003).
Proteksi Firewall
Firewall
akan
melakukan
packet
sniffing
terhadap
paket
informasi
yang
lewat yang berisikan sekumpulan teks yang ada pada list.
2.8
SNMP (Simple Network Management Protocol)
SNMP merupakan salah satu protocol pada layer application yang memberikan
kemudahan
dalam pertukaran
informasi
manajemen
antar
peralatan
jaringan.
SNMP
memungkinkan Administrator jaringan untuk mengatur kemampuan jaringan,
menemukan dan memecahkan permasalahan jaringan, dan rencana untuk pertumbuhan
jaringan. SNMP menggunakan UDP sebagai layer transportnya.(www.cisco.netacad.net)
|
|
17
2.8.1 Arsitektur SNMP
Framework dari SNMP terdiri dari :
Master Agent
Master agent merupakan perangkat lunak yang berjalan pada perangkat
yang mendukung SNMP, dimana bertujuan untuk merespon permintaan
dari SNMP dari management station. Master agent kemudian meneruskan
kepada subagent untuk memberikan informasi tentang manajemen dengan
fungsi tertentu.
Subagent
Subagent merupakan perangkat lunak yang berjalan pada perangkat yang
mendukung SNMP dan mengimplementasikan MIB.
2.9
ICMP (Internet Control Message Protocol)
Ketika router atau host tujuan menginformasikan sesuatu kerusakan pada IP
datagram, protocol yang digunakan adalah ICMP. Karakteristik dari ICMP antara lain :
ICMP menggunakan IP
ICMP melaporkan kerusakan
ICMP tidak dapat melaporkan kerusakan dengan menggunakan pesan ICMP,
untuk menghindari pengulangan
Untuk data yang terfragmentasi, pesan ICMP hanya mengirimkan pesan
kerusakan pada fragmentasi pertama
ICMP tidak merespon dengan mengirimkan data secara broadcast atau multicast
|
|
18
ICMP tidak akan
merespon kepada
IP datagram
yang tidak
memiliki
header IP
pengirim
ICMP dapat membuat proses kerusakan pada IP datagram
2.9.1 Ping
Ping adalah program tersederhana dari aplikasi TCP/IP. Ping mengirimkan
IP datagram ke suatu host dan mengukur waktu round trip dan menerima respon.
Ping merupakan singkatan dari Packet InterNet Groper. Ping menggunakan
ICMP echo request dan echo reply.
Ping dapat juga digunakan untuk memastikan installasi IP address di suatu
host. Langkah-langkah yang dapat dilakukan yaitu :
Ping loopback : untuk test terhadap software TCP/IP
Ping IP local computer : untuk test perangkat jaringan di host tersebut
Ping alamat IP suatu host lain :untuk test apakah jalur sudah benar
Ping nama dari suatu host : untuk test apakah sistem DNS sudah berjalan.
2.10 Rekayasa Piranti Lunak
Menurut Bauer, rekayasa piranti lunak adalah penetapan dan penggunaan prinsip-
prinsip
rekayasa dalam rangka
mendapatkan piranti
lunak
yang ekonomis
yaitu
piranti
lunak yang terpercaya dan bekerja efisien pada komputer atau mesin. Menurut Pressman,
rekayasa piranti lunak mencakup tiga elemen yang mampu untuk mengontrol proses
pengembangan piranti lunak, di antaranya:
a. Proses
|
|
19
Proses
merupakan
dasar dari rekayasa
piranti
lunak
yang
memungkinkan
pengembangan piranti lunak secara rasional dan terjadwal.
b. Metode
Metode merupakan metode-metode untuk merancang piranti lunak.
c. Alat bantu
Menyediakan dukungan otomatis dan semi otomatis untuk mendukung
proses dan metode.
2.10.1 Definisi dan Karakteristik Piranti Lunak
Definisi dan karakteristik piranti lunak, antara lain:
a. Instruksi (program komputer) yang ketika dijalankan menyediakan fungsi
dan kemampuan yang diinginkan.
b. Struktur data yang memampukan program untuk memanipulasi informasi.
c. Dokumen yang menggambarkan pengoperasian dan penggunaan program.
Perbedaan antara piranti lunak dan perangkat keras adalah:
a. Piranti
lunak
dikembangkan
dan
direkayasa,
sedangkan perangkat
keras
diproduksi.
b. Piranti
lunak
lebih
tahan
lama,
sedangkan
perangkat
keras
lebih
cepat
rusak karena sifatnya fisik.
c. Walaupun industri akan semakin mengarah ke perakitan komponen, piranti
lunak tetap dikembangkan sesuai dengan permintaan (custom built).
|
|
20
2.11 Java
Java merupakan bahasa pemrograman yang berorietasi dengan objek (OOP) yang
dikembangkan
oleh
Sun
Microsistem sejak
tahun
1990.
Java
merupakan
bahasa
pemrograman yang multiplatform, jadi dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti
windows dan linux.
2.11.1 Kelebihan Java
Multiplatform. Kelebihan
utama dari Java
ialah dapat dijalankan di beberapa
platform/sistem operasi,
sesuai
dengan
prinsip write once, run everywhere.
Dengan kelebihan
ini
pemrogram cukup
menulis
sebuah program java
dan
dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa
mesin
/
bytecode)
sekali
lalu
hasilnya
dapat dijalankan
di
atas
beberapa
platform tanpa
perubahan.
Platform
yang
didukung
sampai saat
ini
adalah
Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris.
OOP, singkatan dari Object Oriented Programming yang artinya semua aspek
yang terdapat di Java adalah objek. Java
merupakan
salah
satu
bahasa
pemrograman berbasis object murni.
Class Library sangat lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library
(kumpulan program - program yang disertakan dalam pemrograman java).
|
|
21
Memiliki
gaya seperti C++. Memiliki sintaks
yang seperti bahasa
pemrograman C++ sehingga menarik banyak programmer C++ untuk pindah
ke Java.
Garbage
Collection,
memiliki
fasilitas
pengaturan penggunaan
memori
sehingga programmer tidak perlu melakukan
pengaturan
memori
secara
langsung.
2.11.2 Kekurangan Java
Write
once,
debug
everywhere
-
Ada
beberapa
hal
yang
tidak
kompatibel
antara platform satu dengan platform lain.
Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses
membalikkan dari
executable code menjadi source code. Ini dimungkinkan karena executable
Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat
tinggi, seperti nama-nama kelas, method, dan tipe data
Heavy memory usage. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh
lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++
dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal).
2.11.3 JPCAP (Java Packet Capture)
|
|
22
JPCAP adalah Package Java yang mengijinkan aplikasi java untuk
meng-
capture dan
mengirim
paket dari
jaringan.
JPCAP
didasari
dari
libpcap/winpcap
dan raw socket API. Meskipun demikian, JPCAP mampu bekerja dalam berbagai
sistem operasi yang mana telah terimplementasikan libpcap/winpcap.
2.11.4 JRobin
JRobin
merupakan
implementasi RRD Tools (Round Robin Database; suatu
sistem yang
digunakan
untuk
menyimpan
data
berdasarkan
waktu)
pada
Java.
JRobin
mengikuti
logika
yang
sama
dengan RRD
Tools
dan
menggunakan
data
source, archives types
dan definitions yang sama dengan
RRD Tools. JRobin
mendukung
semua
standar
dalam
RRD
files seperti
create,
update, fetch,
last,
dump, xport dan graph. JRobin API ditujukan bagi kalangan yang familiar dengan
konsep
dan logika
RRD
Tools
tetapi
lebih
memilih
menggunakan
java.
JRobin
dikembangan berdasarkan RRD Tools tetapi hanya mengandung sedikit sekali
source
code asli
RRDTools.
JRobin
merupakan 100% java
API
oleh
karena
itu
JRobin tidak menggunakan native function ataupun sistem call.
2.12 Ethernet
Ethernet frame format dikembangkan oleh DEC. Untuk Ethernet ini, ada dua
format yang dapat didukung oleh Ethernet Card, yaitu:
Ethernet frame
|
|
23
802.3
Untuk pengembangan lebih lanjut dari Ethernet ini adalah Fast Ethernet. Ethernet
dapat mensupport koneksi yang menggunakan medium :
Optical Fiber : 10BASE-T
Thick Coax : 10BASE5
Thin Coax : 10BASE2
Twisted Pair : 10BASE-T
BroadBand : 1-BROAD36
100Base-X : ANSI X3T9-5
2.13 Proxy Server
Dalam jaringan computer, sebuah proxy server adalah server(sebuah sistem
computer atau sebuah program aplikasi) yang melayani permintaan dari klien dengan
meneruskan permintaan ke server yang lain. Sebuah proxy server dapat diletakkan di
dalam komputer lokal atau pada sebuah titik antara pengguna dan server tujuan atau
internet.
2.14 Squid
Squid adalah salah satu
implementasi dari proxy
server
yang
juga
menyimpan
cache dari setiap respon dari data yang bersangkutan. Singkatnya squid menerima
permintaan
akses
data (request)
dari
client,
dan
kemudian
meneruskan
ke alamat yang
dituju
(misal
:
www.yahoo.com), kemudian
menyimpan
data dari
alamat
(misal:
|
|
24
www.yahoo.com) tersebut disimpan ke dalam direktori squid cache yang kemudian juga
diteruskan ke client. Kegunaan squid bila ada permintaan yang sama ke www.yahoo.com,
karena
sudah
ada
datanya pada
cache
maka
dapat
langsung
diberikan
tanggapan
dari
squid server kita tanpa harus meneruskan request tersebut ke www.yahoo.com, ini akan
mempercepat
akses
sehingga dapat
menghemat
bandwidth. (
2.15 MySQL
MySQL
adalah
sebuah
perangkat
lunak
sistem manajemen
basis
data
SQL
(Structure Query Language) atau DBMS (database management sistem) yang
multithread, multiuser, dengan sekitar 6 juta
instalasi di
seluruh dunia. MySQL tersedia
sebagai
perangkat
lunak
gratis
dibawah
lisensi General
Public
License
(GPL),
tetapi
mereka juga menjual dibawah lisensi
komersial untuk kasus-kasus dimana
penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. MySQL dapat di integrasikan
dengan bahasa pemrograman seperti PHP, JAVA, Visual Basic, dan lainnya.
2.16 NetBean
NetBean
menunjuk
pada
sebuah
platform untuk
pengembangan
dari
aplikasi
desktop Java dan sebuah IDE (Integrated Development Environment) yang
dikembangkan menggunakan Platform NetBean.
|
|
25
Platform NetBean
mengijinkan
aplikasi
untuk dikembangkan
dari
sebuah
set
modul komponen software yang disebut modul. Sebuah modul adalah file Java archive
yang mengandung kelas kelas Java yang tertulis untuk berinteraksi dengan NetBean
Open API dan sebuah file manisfest yang mengindikasikan
itu
adalah
sebuah
modul.
Aplikasi yang dibangun di modul dapat ditambahkan dengan modul baru. Karena modul
dapat dikembangkan independent, aplikasi yang berbasiskan NetBean dapat dengan
mudah dan sangat kuat untuk ditambahkan oleh pengembang pihak ketiga.
|