Home Start Back Next End
  
13
Artinya
adalah
nilai
A
akan
diisi
dengan
nilai
yang
ada
pada
alamat
7Fh.
Misal nilai pada alamat 7Fh adalah 88h, maka setelah perintah
dijalankan, nilai A akan menjadi 88h.
b.   Pengalamatan Tak-langsung ( Indirect Addressing )
Dalam   pengalamatan   tak-langsung,   instruksi  
menentukan   suatu
register yang digunakan untuk menyimpan alamat operan. Baik RAM
internal maupun eksternal dapat diakses secara tak-langsung.
Register
alamat
untuk
alamat-alamat
8-bit
bisa menggunakan
Stack-
Pointer
atau
R0
dan
R1
dari bank
register yang
dipilih.
Sedangkan
untuk
alamat
16-bit
hanya
bisa
menggunakan
register
pointer
data
16-bit atau DPTR.
Contoh dari pengalamatan Tak-Langsung adalah MOV A,@R
0
Artinya adalah diambil nilai yang ada di dalam R
0
kemudian nilai
tersebut akan dijadikan sebagai alamat
yang
akan
diambil
nilainya.
Misal
nilai R0 adalah 77h dan nilai
yang ada pada alamat 77h adalah
99h,
maka
setelah
perintah   di
jalankan
maka
nilai
A
akan
menjadi
99h.
c.   Instruksi – instruksi Register
Bank-bank register yang
masing-masing
berisi R0 hingga R7 atau 8
register, 
dapat 
diakses 
melalui  instruksi  yang  op-kodenya
mengandung 3 bit spesifikasi register ( 000 untuk R0, 001 untuk R1,
hingga 111 untuk R7 ). Pengaksesan register dengan cara demikian
bisa   
menghemat   
penggunaan   
kode   
instruksi,   
karena   
tidak
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter