|
46
d. Coding and unit testing
Pada
tahap
ini,
disain
diterjemahkan
ke
dalam bahasa
pemrograman
untuk
dieksekusi. Setelah
itu komponen-komponen
dites
apakah
sesuai
dengan
fungsinya masing-masing.
e. Integration and testing
Setelah tiap-tiap komponen dites dan telah sesuai dengan fungsinya,
komponen-komponen
tersebut
disatukan
lagi.
Lalu
sistem dites
untuk
memastikan sistem telah sesuai dengan kriteria yang diminta konsumen.
f.
Pemeliharaan
Setelah
sistem diimplementasikan,
maka
perlu
dilakukannya
perawatan
terhadap sistem itu sendiri. Perawatan
yang dimaksud adalah perbaikan error
yang ditemkan setelah sistem diimplementasikan.
2.25
Database Management System (DBMS)
Menurut Connolly (2002), database merupakan sekumpulan data yang
berhubungan secara logical dan deskripsi dari data ini dirancang untuk memenuhi
kebutuhan informasi dari suatu organisasi.
Metode
yang
digunakan
untuk
mengakses
database
dalam aplikasi
ini
adalah
DBMS (Database
Management
System)
dengan
model
RDBMS
(Relational
Database
Management System).
Menurut
Connoly
(2002),
DBMS
adalah
sistem piranti
lunak
yang
memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan,
membuat,
memelihara, dan mengontrol
akses ke dalam suatu database, dimana dengan kata lain, seluruh akses ke database harus
|