Home Start Back Next End
  
153
2.21.5.9  Sequence Diagram
Menggambarkan
interaksi
antar
objek
di
dalam
dan
sekitar
sistem
(termasuk
pengguna,
display
dan
sebagainya) berupa
message
yang
digambarkan terhadap
waktu
(Bennet et
al., 2006,
p253).
Sequence
diagram terdiri
atas dimensi
vertikal (waktu) dan
dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).
Sequence
diagram
biasa
digunakan
untuk
menggambarkan skenario
atau
rangkaian
langkah-langkah yang
dilakukan
sebagai
respons
dari
sebuah
event
untuk
menghasilkan output
tertentu
dapat
juga
dikatakan
bahwa
untuk
menggambarkan
interaksi
antar  object yang  ada  pada  use case.  Diawali
dari  apa  yang  men-trigger
aktivitas tersebut, proses dan perubahan
yang terjadi secara internal dan output apa yang
dihasilkan.
Setiap sequence diagram harus diberi suatu frame dimana setiap frame tersebut
memiliki
heading
degan
menggunakan notasi
sd
yang
merupakan
singkatan
dari
sequence diagram (Bennet et al., 2006, pp 253-254). Terdapat beberapa
notasi penulisan
heading
pada
setiap
frame
yang
terdapat pada
sequence
diagram
(Bennet et
al.,
2006,
p270). Notasi heading pada frame tersebut antara lain :
a.   alt
Notasi
ini
merupakan
singkatan
dari
alternatives
yang
menyatakan bahwa
ada
beberapa alternatif pengerjaan suatu program.
b.   opt
Notasi
ini adalah singkatan
dari optional yang artinya setiap frame yang
mempunyai
heading
ini
memiliki
status
pilihan
dimana
akan
dijalankan
apabila
syarat
tertentu
terpenuhi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter