Home Start Back Next End
  
56
Dalam  perusahaan,  preventive maintenance dapat  dibedakan  atas  2 
macam
berdasarkan kegiatan/aktivitasnya (Tampubolon, 2004, p251), yaitu:
1.  Routine maintenance.
Kegiatan
perawatan
yang
dilakukan
secara
rutin.
Contohnya, yaitu
pembersihan
fasilitas atau peralatan,
pelumasan (lubrication) atau pengecekan oli, pengecekan
isi
bahan
bakarnya
dan
apakah
termasuk
dalam
pemanasan
(warming
up)
dari
mesin-
mesin selama beberapa menit sebelum dipakai beroperasi sepanjang hari.
2.   Periodic maintenance.
Kegiatan  perawatan  yang  dilakukan  secara  periodic
atau  dalam  jangka  waktu
tertentu. Program ini mencangkup :
Peninjauan pada seluruh catatan, termasuk kartu kartu order
inspeksi
atau kartu
historical peralatan.
Peninjauan biaya perbaikan.
Peninjauan “ kerugian produksi “ karena adanya pekerjaan perawatan.
Peninjauan  untuk  jaminan  order pekerja  perbaikan  dan  pengaturan  kembali
mengenai prioritas kerja yang di utamakan.
Peninjauan
terhadap
alternatif
apa
yang
didahulukan
atau
dijadwalkan
terlebih
dahulu.
Preventive 
maintenance 
merupakan 
tindakan 
perawatan 
pencegahan 
dalam
rangkaian aktivitas pemeliharaan dengan tujuan :
o
Memperpanjang  umur 
produktif  asset
dengan 
mendeteksi  bahwa 
sebuah  asset
memiliki titik
kritis penggunaan (critical
wear
point)
dan
mungkin akan
mengalami
kerusakan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter