|
46
Kita tidak dapat mengetahui
dengan tepat kapan peralatan akan mengalami
kerusakan (failure)
Manusia selalu berusaha untuk meningkatkan
umur penggunaan
dengan
melakukan perawatan (maintenance)
Yang
menjadi
musuh
utama
bagian
perawatan
adalah
breakdown,
deterioration
dan
konsekuensi dari semua tipe kejadian yang tidak terencana.
Perawatan
(maintenance)
berperan
penting
dalam
kegiatan
produksi
dari
suatu
perusahaan
yang
menyangkut kelancaran
atau
kemacetan
produksi,
volume
produksi,
serta
agar
produk
dapat
diproduksi dan
diterima
konsumen tepat
pada
waktunya
(tidak
terlambat)
dan
menjaga
agar
tidak
terdapat
sumber
daya
kerja
(mesin
dan
karyawan)
yang
menganggur
karena
kerusakan (downtime)
pada
mesin
sewaktu
proses
produksi
sehingga
dapat
meminimalkan biaya
kehilangan
produksi
atau
bila
mungkin,
biaya
tersebut dapat dihilangkan.
Dengan demikian, pemeliharaan memiliki
fungsi
yang
sama
pentingnya
dengan
fungsi-fungsi
lain dari suatu perusahaan.
Karena pentingnya
aktivitas pemeliharaan
maka diperlukan perencanaan
yang
matang
untuk
menjalankannya, sehingga terhentinya
proses produksi akibat mesin rusak dapat dikurangi seminimum mungkin.
Pemeliharaan yang
baik
akan
mengakibatkan
kinerja
perusahaan
meningkat,
kebutuhan konsumen
dapat
terpenuhi
tepat
waktu,
serta
nilai
investasi
yang
dialokasikan
untuk
peralatan
dan
mesin
dapat
diminimasi.
Selain
itu
pemeliharaan
yang
baik
juga
dapat
meningkatkan
kualitas
produk
yang
dihasilkan
dan
mengurangi
waste
yang berarti mengurangi ongkos produksi.
Sedangkan
manajemen
pemeliharaan (maintenance
management)
adalah
pengorganisasian perawatan
untuk
memberikan pandangan
umum
mengenai perawatan
|