|
65
2.2.2
Konsep Breakdown (Downtime)
Breakdown
dapat
didefinisikan sebagai
berhentinya mesin
pada
saat
produksi
yang
melibatkan
engineering
dalam perbaikan,
biasanya
mengganti
sparepart
yang
rusak,
dan
lamanya
waktu
lebih
dari
5
menit
(berdasarkan definisi
OPI-Overall
Performance Index).
Downtime
mesin
merupakan
waktu
menganggur
atau
lama
waktu
dimana
unit
tidak
dapat
lagi
menjalankan fungsinya
sesuai
dengan
yang
diharapkan.
Hal
ini
terjadi
apabila
suatu
unit
mengalami masalah
seperti kerusakan mesin
yang dapat
mengganggu
kinerja
mesin
secara
keseluruhan termasuk
kualitas
produk
yang
dihasilkan
atau
kecepatan
produksinya
sehingga
membutuhkan waktu
tertentu
untuk
mengembalikan
fungsi unit tersebut pada kondisi semula.
Unsur-unsur dalam downtime:
Maintenance delay
Waktu
yang
dibutuhkan
untuk
menunggu
ketersediaan sumber
daya
maintenance
untuk
melakukan proses
perbaikan. Sumber
daya
maintenance
dapat
berupa
alat
bantu, teknisi, alat tes, komponen pengganti dan lain-lain.
Supply delay
Waktu
yang
dibutuhkan untuk
personel
maintenance
untuk
memperoleh komponen
yang
dibutuhkan
dalam
proses
perbaikan.
Terdiri
dari
lead
time
administrasi,
lead
time produksi, dan waktu transportasi komponen pada lokasi perbaikan.
Access Time
Waktu untuk mendapatkan akses ke komponen yang mengalami kerusakan.
|