|
103
Untuk laju kerusakan yang konstan : R(t) = e
-
?t
R
m
(t) =
(e
-
?t
)
n
e
-
?t
(t - nT )
maka,
R
m
(t) =
e
-
?nt
·e
-
?t
·e
?nt
R
m
(t) = e
-
?t
R
m
(t) = R(t)
Berdasarkan rumus di atas,
ini
membuktikan bahwa distribusi eksponential, yang
memiliki
laju
kerusakan
konstan, bila
dilakukan
preventive
maintenance tidak akan
menghasilkan dampak apapun. Dengan demikian, tidak ada peningkatan reliability
seperti yang diharapkan, karena
R
m
(t) = R(t)
2.15
Perhitungan Biaya Failure dan Biaya Preventive
Secara teoritis, total biaya pemeliharaan dapat digambarkan bahwa biaya
pemeliharaan
korektif
(breakdown
maintenance)
akan
berbanding terbalik
dengan
pemeliharaan
preventif
(preventive maintenance), seperti
diuraikan
kurva
gambar
2.8.
Pemeliharaaan
produktivitas
secara
total dapat
dilakukan
dengan
jalan
berikut
(Tampubolon, 2004, p253) :
1. Mendesain
mesin
atau
peralatan
yang
memiliki
reliabilitas
tinggi,
mudah
dioperasikan dan mudah untuk dipelihara.
2. Analisa
biaya
investasi
untuk
mesin
atau peralatan
dengan
pelayanan
(service) dari
pemasok dan biaya-biaya pemeliharaanya.
3. Mengembangkan
perencanaan
pemeliharaan
preventif
yang
dapat
dimanfaatkan
secara praktis oleh operator, bagian pemeliharaan, dan teknisi.
|