Home Start Back Next End
  
51
menghambat kegiatan produksi
jikalau
terjadi
kerusakan
maupun
gangguan
yang
tiba-
tiba terjadi pada fasilitas produksi yang dipakai perusahaan.
CM
juga
biasa
yang
disebut
sebagai
mean
active
corrective
maintenance
time
(MACMT),
dimana
itu
hanya
meliputi
active
time
(meliputi
dokumentasi) yang
melibatkan designer.
Tindakan
corrective
maintenance
(CM)
ini
kelihatannya
lebih
murah
biayanya
dibandingkan
tindakan
preventive
maintenance
(PM).
Tentu
saja
pernyataan
ini
benar
selama
gangguan kerusakan belum
terjadi pada
fasilitas
maupun peralatan ketika proses
produksi berlangsung
tidak melakukan proses produksi.
Namun,
saat
kerusakan
terjadi selama proses
produksi
berlangsung, maka biaya
perawatan
akan
mengalami
peningkatan akibat
terhentinya
proses
produksi.
Selain
itu,
biaya-biaya
perawatan
dan
pemeliharaan akan
membengkak pada
saat
terjadinya
kerusakan
tersebut.
Dengan
demikian,
dapat
disimpulkan bahwa
tindakan
CM
lebih
memusatkan permasalahan setelah permasalahan
itu
terjadi, bukan
menganalisa
masalah
untuk mencegahnya agar tidak terjadi.
Oleh
karena
tindakan CM
itu
jauh
lebih
mahal,
maka
sedapat
mungkin harus
dicegah
dengan
mengintensifkan kegiatan
preventive
maintenance.
Diperlukan
juga
adanya pertimbangan bahwa dalam
jangka panjang
untuk
mesin-mesin
yang
mahal
dan
termasuk dalam
critical unit” dari proses produksi, PM akan jauh
lebih
menguntungkan
dibandingkan CM.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter