Home Start Back Next End
  
118
Menurut Nugroho (2002,p11), faktor utama ditemukannya pendekatan
berorientasi objek adalah karena adanya kekurangan – kekurangan pada pendekatan
terstruktur :
1.
Biaya
pengembangan
peranti
lunak
berkembang
sesuai
dengan
berkembangnya
keinginan atau kebutuhan pengguna.
2.
Pemeliharaan yang sukar.
3.
Lamanya penyelesaian suatu proyek.
4.
Jangka waktu penyelesaian proyek selalu terlambat.
5.
Biaya pengembangan peranti lunak yang sangat tinggi, dan sebagainya.
Menurut
Heru
Irman
metodologi berorientasi objek memiliki beberapa konsep dasar, yaitu :
1.
Objek
Objek
merepresentasikan sebuah
entitas,
baik
secara
fisik,
konsep
ataupun
secara
peranti
lunak. Definisi
yang
formal dari objek adalah sebuah konsep, abstraksi atau
sesuatu
yang diberi batasan jelas dan dimaksudkan
untuk sebuah aplikasi. Sebuah
objek
adalah
sesuatu
yang
mempunyai keadaan,
kelakuan
dan
identitas.
Keadaan
dari
objek
adalah
satu
dari
kondisi
yang
memungkinkan dimana
objek
dapat
muncul, dan
dapat secara normal
berubah berdasarkan waktu. Keadaan dari
objek
biasanya diimplementasikan
dengan kelompok propertinya
(disebut
atribut), berisi
nilai
dari
properti
tersebut,
ditambah
keterhubungan objek
yang
mungkin
dengan
objek
lainnya. Kelakuan menentukan bagaimana sebuah objek beraksi dan bereaksi
terhadap permintaan dari objek
lainnya. Direpresentasikan dengan kelompok pesan
yang direspon oleh objek (operasi yang dilakukan oleh objek). Kelakuan dari objek
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter