Home Start Back Next End
  
24
2.   Dalam efisiensi penggunaan lahan
Lahan   yang   semakin   sempit,   mahal   dan   berharga   tidak   harus
digunakan seluruhnya untuk bangunan, karena sebaiknya selalu ada lahan hijau
dan penunjang keberlanjutan potensi lahan.
-
Menggunakan  seperlunya 
lahan 
yang  ada, 
tidak  semua 
lahan 
harus
dijadikan bangunan, atau ditutupi dengan bangunan, karena dengan
demikian lahan yang ada tidak memiliki cukup lahan hijau dan taman.
Menggunakan lahan secara efisien, kompak dan terpadu;
-
Potensi   
hijau   
tumbuhan   
dalam   
lahan   
dapat   
digantikan   
atau
dimaksimalkan dengan berbagai inovasi,
misalnya pembuatan atap diatas
bangunan (taman atap), taman gantung (dengan menggantung pot-pot
tanaman pada sekitar bangunan), pagar tanaman atau yang dapat diisi
dengan tanaman, dinding dengan taman pada dinding (seperti yang
didesain Adi Purnomo dalam beberapa rumah), dan sebagainya;
-
Menghargai
kehadiran
tanaman
yang
ada
di
lahan,
dengan
tidak
mudah
menebang pohon-pohon, sehingga tumbuhan yang ada dapat menjadi
bagian untuk berbagi dengan bangunan;
-
Desain 
terbuka  dengan  ruang-ruang 
yang  terbuka  ke  taman  (sesuai
dengan fleksibilitas buka-tutup yang direncanakan sebelumnya) dapat
menjadi
inovasi
untuk
mengintegrasikan
luar
dan
dalam bangunan,
memberikan fleksibilitas ruang yang lebih besar;
-
Dalam  perencanaan  desain,  pertimbangkan  berbagai 
hal 
yang 
dapat
menjadi   tolak  
ukur   dalam   menggunakan   berbagai   potensi  
lahan,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter