|
8
Menurut para desainer
grafis, kertas sudah sangat penting keberadaannya
sama
seperti peran elemen air, udara, api dan tanah terhadap manusia. Ketika
dunia desain yang murni disampaikan secara digital berkembang pesat, kertas
tidak
kehilangan
tempat
dan
fungsinya, karena
meski
berhubungan
tapi
arahnya
berbeda.
Dengan
adanya
buku
tersebut,
para
desainer
akhirnya
memikirkan
kembali fungsi dari kertas itu sebenarnya. Hal ini seperti ketika
seseorang
kehilangan tangannya, tapi bukan karena tangannya yang hilang, namun setelah
kehilangan
tangan
tersebut,
dia
baru sadar
bahwa
tangannya
punya
fungsi
yang
jauh
lebih
banyak
dari
sekedar
melakukan pekerjaan sehari-hari seperti makan.
Untuk para desainer, sekarang mereka seperti mendapatkan kesempatan kedua
untuk memikirkan kembali fungsi tangannya.
Setelah itu dimulailah semacam pembaruan dan pergerakan penghidupan
kembali kertas, dengan pabrik kertas dan percetakan yang dengan antusias ikut
bergerak. Apa yang bisa dibayangkan oleh desainer, sekarang bisa direalisasikan
dan diproduksi.
Sebuah lingkaran kreatif terbentuk: ketika desainer membutuhkan lebih
banyak pilihan kertas, pabrik merespon
dengan ratusan jenis kertas baru.
Percetakan juga belajar untuk mencetak menggunakan kertas-kertas tersebut.
Karena hal itu para desainer termotivasi untuk menciptakan karya-karya desain
yang lebih menakjubkan. Dan hal ini perputaran itu terus berjalan sampai
sekarang.
|