|
53
2.19
Akrualisasi
Akrualisasi ber asal dar i kata akru al,
y
an g berarti
suatu basis
akuntansi d i
man a
transaksi
ekonomi
dan
p
eristiwa-p eristiwa
lain
diaku i
dan
d
icatat
dalam
catatan
akuntansi dan dilap orkan dalam p eriode
lap oran keuan gan p ada saat terjadiny a transaksi
tersebut,
bukan
p
ada
saat
kas
atau
ekuivalen kas
diterima
atau
d bay arkan
ibay arkan
(M ustofa,
2007).
Pada
p
raktikny a
akrualisasi
ad alah p roses
p
engurangan
nilai
buku segala
aset
y
ang
dimiliki
p
erusahaan p ada
suatu p eriode. Akuntansi
berbasis akrual
ini
bany ak
dip akai oleh
institusi
sektor
non
p
ublik dan
lembaga
lain
y
ang bertujuan
mencar i
keuntungan.
International
Mon etary
Fund
(IM F)
sebagai
lembaga
kr editur
meny usun
Government
Finance
Statistics
(GFS)
y
ang di
dalamny a
meny arankan
kep ada
negar a-
negara
debiturny a
untuk
menerap kan
akuntansi berbasis
akrual
dalam
p
embuatan
lap oran keuangan.
Alasan p enerap an basis
akrual
ini karena
saat p encatatan (recording)
sesuai
den gan saat terjadiny a
arus sumber day a. Jadi
basis akru al
in i
meny ediak an
estimasi
y
ang tep at
atas p engaruh k ebijakan p emerintah
terhad ap
p
erekonomian secar a
makro. Selain
itu basis
akrual
meny ediakan
infor masi
y
ang p alin g komp rehensif karena
seluruh arus
sumber
day a
dicatat, termasuk
transaksi
internal,
in-kind
transaction, d an
arus ekonomi lainny a.
Ada
beberap a
manfaat
y
ang dap at
dip eroleh
atas
p
enerap an
basis
akrual,
baik
bagi p enggun a
lap oran
(user)
maup un bagi p emerintah
seb agai
p
eny edia
lap oran
keuan gan. M anfaat tersebut antara lain :
1. Dap at
meny ajikan lap oran p osisi keuangan p emerintah dan p erubahanny a.
2. M emp erlihatkan akuntabilitas p emerintah atas p enggunaan seluruh sumber day a.
3.
M
enunjukkan akuntabilitas
p
emerintah atas
p
engelolaan seluruh
aktiva d an
kewajibanny a y ang diakui dalam
lap oran keuan gan.
|