|
34
akibat
dari
perangkat
peripheral
atau
sistem operasi
yang
baru),
atau
karena
pelanggan
membutuhkan
perkembangan fungsional atau unjuk kerja.
Pengembangan
diperlukan
ketika
adanya perubahan
dari
eksternal
perusahaan
seperti
ketika
ada
pergantian
sistem operasi,
atau
perangkat
lainnya.
Pemeliharaan
software
mengaplikasikan
lagi
setiap
fase
program
sebelumnya
dan tidak membuat yang baru lagi.
Model ini sangat popular karena pengaplikasiannya mudah. Selain itu, ketika
semua
kebutuhan
sistem dapat
didefinisikan secara
utuh, eksplisit, dan
benar
di
awal
project,
maka System Engineer dapat berjalan dengan baik dan tanpa masalah. Meskipun
seringkali kebutuhan
sistem tidak dapat didefinisikan seeksplisit
yang diinginkan,
tetapi
paling
tidak,
problem pada
kebutuhan
sistem
di
awal
project
lebih
ekonomis
dalam hal
uang
(lebih
murah),
usaha,
dan
waktu
yang
terbuang
lebih
sedikit
jika
dibandingkan
problem yang muncul pada tahap-tahap selanjutnya.
Meskipun demikian, karena model ini melakukan pendekatan secara urut /
sequential, maka ketika suatu tahap terhambat, tahap selanjutnya tidak dapat dikerjakan
dengan
baik
dan
itu
menjadi
salah
satu
kekurangan dari model ini. Selain itu, ada
beberapa kekurangan pengaplikasian model ini, antara lain adalah sebagai berikut:
1.
Ketika
problem muncul,
maka
proses
berhenti,
karena
tidak
dapat
menuju
ke
tahapan
selanjutnya.
Bahkan
jika
kemungkinan
problem tersebut
muncul
akibat
kesalahan dari tahapan sebelumnya, maka
proses
harus
membenahi
tahapan
sebelumnya
agar
problem ini
tidak
muncul.
Hal
-
hal
seperti
ini
yang
dapat
membuang waktu pengerjaan System Engineer.
|