![]() 30
2. Pola Musiman / Seasonal (S)
Terjadi
bilamana
deret
dipengaruhi
oleh
faktor
musiman,
seperti
kuartal
tahun
tertentu, bulanan,
harian
pada
minggu
tertentu.
Pengaruh
musim
akan
menunjukkan gejala
perubahan
volume
penjualan karena
pengaruh musim.
Pengaruh musim
ini
akan
menyebabkan adanya
fluktuasi
penjualan
yang
tertentu
dalam
satu
tahun,
yang
selalu
akan
berulang
kembali
dan
membentuk pola
penjualan
musiman. Misalnya penjualan
hiasan pohon
natal, penjualan
seragam sekolah, penjualan es krim, dll.
y
Waktu/periode
Gambar 2.2 Pola Data Musiman
Metode
permalan
yang
harus
dipertimbangkan untuk
pola
seasonal
mencakup
dekomposisi clasical,
winters
exponential
smoothing, atau moving average. (Hanke, 2005, p76).
|