![]() 50
S
= Biaya pemesanan (ordering cost) untuk setiap pemesanan
H
= Biaya penyimpanan (holding cost) per unit per tahun
I
= Harga beli per unit
C
=
Annual
holding
cost
as
a
fraction
of
unit
cost
(C)
dari
opportunity
cost, perawatan penyimpanan (%)
Dari
hasil perhitungan
Q
*
,
dapat pula
menetapkan
jumlah pemesanan
yang
ingin
dibuat
sepanjang
tahun
yang
bersangkutan
(N)
dan
waktu
yang
diinginkan antar-pemesanan (T), sebagai berikut :
Jumlah pemesanan yang diinginkan (N)
N
=
D
Q
*
Di mana :
D = Permintaan
Q
*
= Jumlah unit yang dipesan
Jumlah waktu antar-pemesanan yang diinginkan
T
=
Jumlah
hari kerja
per tahun
N
Permintaan per hari (d), dapat dicari dengan membagi permintaan
tahunan (D) dengan jumlah hari kerja per tahun :
|