Home Start Back Next End
  
55
b.   Identifikasi alternatif keputusan dari sistem tersebut.
c.   Pengenalan
tentang
keterbatasan,
batasan,
dan
persyaratan
sistem
tersebut.
2.   Pengembangan Model
Tahap kedua dari studi ini berkaitan dengan pengembangan
model.
Bergantung pada definisi masalah, kelompok riset operasi tersebut
harus
memutuskan
model
yang
paling
sesuai
untuk
mewakili
sistem yang
bersangkutan.
Model seperti
ini
harus menyatakan ekspresi kuantitatif dari tujuan
dan
batasan
masalah
dalam bentuk
variabel
keputusan.
Jika
model
yang
dihasilkan
dalam salah
satu
model
matematis
yang
umum (misal
:
pemrograman linear), pemecahan yang memudahkan dapat diperoleh
dengan menggunakan teknik-teknik matematis. Jika hubungan matematis
dalam model
tersebut
terlalu
kompleks
untuk
memungkinkan
pemecahan
analitis, sebuah model simulasi kemungkinan lebih sesuai. Beberapa kasus
memerlukan  penggunaan  kombinasi  antara  model  matematis,  simulasi,
dan
heuristik.
Hal
ini
tentu saja
sebagian besar bergantung pada sifat dan
kompleksitas sistem yang sedang diteliti.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter