|
60
militer,
industri,
pertanian,
transportasi,
ekonomi,
kesehatan,
dan
ilmu
sosial
dan perilaku.
Menurut Taha (1996,p16), Pemrograman Linear adalah sebuah alat
deterministik, yang berarti bahwa semua
parameter model diasumsikan
diketahui
dengan
pasti.
Tetapi,
dalam kehidupan
nyata,
jarang
seseorang
mengahadapi masalah di mana terdapat kepastian yang sesungguhnya. Teknik
LP mengkompensasi kekurangan
ini dengan memberikan analisis
pasca-
optimum
dan
analisis
parametrik yang
sistematik
untuk
memungkinkan
pengambil
keputusan yang
bersangkutan untuk
menguji
sensitivitas
pemecahan
optimum yang
statis
terhadap
perubahan
diskrit
atau
kontinyu
dalam berbagai parameter dari model tersebut.
Menurut
Gaspersz (2002,p315), Linear Programming (LP)
merupakan teknik riset operasional (operations research technique) yang
telah dipergunakan secara luas dalam
berbagai jenis masalah manajemen.
Banyak keputusan manajemen produksi dan inventori
mencoba membuat agar
penggunaan sumber-sumber daya manufakturing menjadi lebih efektif dan
efisien. Sumber-sumber daya manufakturing, seperti : mesin, tenaga kerja,
modal,
waktu,
dan
bahan
baku
digunakan
dalam kombinasi
tertentu
yang
paling optimum untuk menghasilkan produk (barang atau jasa).
Masalah linear
programming
pada
dasarnya
memiliki
lima
karakteristik utama, yaitu :
|