|
28
Dalam
usaha
untuk
dapat
menggunakan terus
fasilitas
dan
peralatan,
dibutuhkan
aktivitas
atau
kegiatan
perawatan
yang
meliputi
kegiatan
pengecekan, meminyaki
(librication),
dan
perbaikan
atas
kerusakan-kerusakan
yang
ada,
serta
penggantian
komponen yang terdapat pada fasilitas tersebut.
Manajemen perawatan (maintenance
management)
adalah
pengorganisasian
operasi perawatan
untuk
memberikan pandangan
umum mengenai perawatan
fasilitas
industri (Supandi, p15).
Pemeliharaan
mempunyai
peranan
yang
sangat
menentukan
dalam
kegiatan
produksi
dari
suatu
perusahaan
yang
menyangkut
kelancaran
atau
kemacetan
produksi,
kelambatan
dan
volum
produksi
serta
efisiensi
berproduksi. Dengan
demikian, pemeliharaan
memiliki
fungsi
yang
sama pentingnya
dengan
fungsi-fungsi
lain
dari
suatu
perusahaan
(Assauri,
p115).
Selain
itu
pentingnya
fungsi
perawatan
merupakan faktor
yang
dominan
dalam
banyak
industri.
Dalam
beberapa
tahun
belakangan ini,
filosofis
umum
tentang
manajemen
perawatan
telah
berkembang ke
arah spesialisasi yang semakin diperlukan.
Aktivitas pemeliharaan atau
perawatan
yang
sering kali
diabaikan oleh
pihak
perusahaan, sebenarnya
merupakan
kegiatan
yang
tidak
kalah
pentingnya
dengan
kegiatan
lain
yang
ada
di
dalam suatu
perusahaan. Kegiatan pemeliharaan
yang
tidak
teratur,
dapat
mengakibatkan mesin
dan
peralatan
mengalami
kerusakan,
sehingga
dapat
mempengaruhi kapasitas produksi,
serta
mengeluarkan biaya-biaya yang
mahal
untuk melakukan perbaikan.
|