|
49
2.9.1
Identifikasi Kandidat Distribusi
Identifikasi kandidat distribusi disebut juga
identifikasi awal
yang dapat
dilakukan dengan dua cara,
yaitu Probability
Plot
dan
metode Least-Square
Curve-
Fitting
(LSCF).
Dengan
Probability
Plot
dibuat
grafik
dengan
titik-titik
(t
i
,
F
(t
i
))
.
Bila
data
tersebut
menghampiri suatu
distribusi,
maka
grafik
yang
terbentuk
akan
berbentuk garis
lurus.
Probability
Plot
ini
juga digunakan bila
jumlah
sampel terlalu
kecil atau data
yang digunakan tidak
lengkap. Namun demikian
metode Least-Square
Curve-Fitting
akan
menjadi
lebih
akurat
dibandingkan dengan
Probability
Plot,
karena
tingkat
subjektivitas
untuk
menilai
kelurusan
garis
menjadi
berkurang.
Dengan
metode Least-Square
Curve-Fitting,
distribusi yang terpilih adalah distribusi
yang
menghasilkan
nilai
index
of
fit
(r)
terbesar.
Yang
selanjutnya
distribusi
yang
terpilih akan digunakan untuk menghitung MTTF, MTTR, dan Reliability.
2.9.1.1 Probability Plot
a
Distribusi Weibull
Pembuatan
Probability
Plot
untuk
distribusi
Weibull
dilakukan
dengan
meletakkan
titik-titik
berdasarkan
nilai
absis
(t
i
)
dan
nilai
ordinat
?
t
?
ß
-
? ?
?
F
(t
) =
1
-
e
?
?
?
.
Kemudian
dibuat
garis
lurus
AB
yang
menginterpolasikan titik-titik tersebut.
|