Home Start Back Next End
  
59
hipotesis 
alternatif 
(H1
yang 
menyatakan 
bahwa 
data 
waktu 
tidak 
mengikuti
distribusi terpilih.
Pengujian
ini
merupakan
perhitungan statistik
yang
didasarkan
pada
sampel
data
waktu
kerusakan
dan
perbaikan.
Statistik
ini
kemudian
dibandingkan
dengan
nilai
kritik
yang
diperoleh dari
tabel.
Secara
umum,
apabila
nilai
yang
didapat
dari
pengujian
statistik
ini
kurang
dari
nilai
kritik
tabel,
maka
H
diterima.
Sebaliknya,
jika
nilai
pengujian
statistik
ini
lebih
besar
daripada
nilai
kritik
tabel,
maka
H1
yang
diterima.
Pada
dasarnya ada
terdapat
dua
jenis
uji
kebaikan
suai,
yaitu
uji
umum
(general
test)
merupakan 
uji 
yang 
dapat 
digunakan 
untuk 
menguji 
beberapa
distribusi,
yaitu
uji
Chi-Square.
Sedangkan
uji
khusus
(specific
test)
yaitu
masing-
masing
uji
hanya
dapat
digunakan untuk
menguji
satu
atau
dua
jenis
distribusi. Uji
khusus
ini
terdiri dari
Barlett’s
Test,
Mann’s
Test,
dan
Kolmogorov-Smirnov
Test.
Dibandingkan dengan
uji
umum,
uji
khusus
akan
lebih
akurat
dalam
menolak
suatu
distribusi yang tidak sesuai.
2.9.3.1 Mann’s Test untuk Distribusi Weibull
Mann’s
Test
merupakan uji
spesifik
untuk
distribusi
Weibull
yang
dikembangkan oleh
Mann,
Schafer,
dan
Singpurwalla (1974).
Hipotesa
untuk
melakukan uji ini adalah (Ebeling, p400) :
H
0
:
Data berdistribusi Weibull
H1 : Data tidak berdistribusi Weibull
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter