|
33
Dalam
praktek
di
lapangan,
pemeliharaan preventif
dalam
perusahaan
dapat
dilakukan dan dibedakan sebagai berikut :
1.
Routine maintenance.
Kegiatan
perawatan
yang
dilakukan
secara
rutin.
Contohnya yaitu
pembersihan fasilitas
atau
peralatan,
lubrication
(pelumasan),
pengecekan oli, serta pengecekan isi bahan bakar.
2.
Periodic maintenance.
Kegiatan
perawatan
yang
dilakukan secara
berkala
atau
dalam
jangka
waktu
tertentu.
Penentuan jangka
waktu
periodic
maintenance
dapat
dilakukan
berdasarkan interval
waktu
(seperti,
melakukan
perawatan
setiap
satu
bulan,
setiap
empat bulan
atau
setiap
satu
tahun), dan
berdasarkan lamanya
jam
kerja
mesin
produk
tersebut
sebagai
jadwal
kegiatan misalnya setiap seratus jam sekali.
Terdapat beberapa
manfaat
dari
pemeliharaan pencegahan
yaitu
sebagai
berikut
:
1.
Memperkecil overhaul (turun mesin).
2.
Mengurangi kemungkinan resparasi bersekala besar.
3.
Mengurangi biaya kerusakan / pergantian mesin.
4.
Memperkecil kemungkinan produk produk yang rusak.
5.
Meminimalkan persediaan suku cadang.
6.
Memperkecil hilangnya gaji gaji tambahan akibat penurunan mesin.
7.
Menurunkan harga satuan dari produk pabrik.
|