|
dan biasanya disertai dengan sekumpulan spesifikasi, analisis
produk-produk
pesaing serta pertimbangan ekonomis proyek.
Fase 2. Perancangan
Tingkatan
Sistem
: Fase Perancangan Tingkatan
Sistem
mencakup definisi
arsitektur
produk
dan
uraian
produk
menjadi
subsistem-subsistem
serta
komponen-komponen. Gambaran
rakitan
akhir
untuk
sistem
produksi
biasanya
didefinisikan
selama
fase
ini.
Output
pada
fase
ini
biasanya
mencakup tata
letak
bentuk
produk,
spesifikasi
secara
fungsional
dari
tiap
subsistem
produk,
serta
diagram
aliran
proses
pendahuluan untuk proses rakitan akhir.
Fase
3.
Perancangan Detail
:
Fase
perancangan detail
mencakup
spesifikasi
lengkap
dari
bentuk,
material,
dan
toleransi-toleransi dari
seluruh
komponen
unit
pada
produk
dan
identifikasi
seluruh
komponen
standar
yang
dibeli
dari
pemasok.
Rencana
proses
dinyatakan dan
peralatan
dirancang
untuk
tiap
komponen
yang
dibuat,
dalam
sistem
produksi.
Output
dari
fase
ini
adalah
pencatatan
pengendalian untuk
produk,
gambar
untuk
tiap
komponen
produk
dan
peralatan
produksinya,
spesifikasi
komponen-komponen
yang
dapat
dibeli, serta rencana untuk proses pabrikasi dan perakitan produk.
Fase
4. Pengujian
dan
Perbaikan
: Fase
pengujian
dan
perbaikan
melibatkan
konstruksi
dan evaluasi dari
bermacam-macam
versi produksi
awal
produk.
Prototipe awal
(alpha)
biasanya
dibuat
dengan
menggunakan
komponen-komponen
dengan
bentuk
dan
jenis
material
pada
produksi
|