|
didistribusikan/ dipasarkan. Packaging sebenarnya
gabungan antara
sains
(dalam
hal
melindungi
produk)
dan
seni
(dalam
hal
merepresentasikan produk).
Sains
lebih
mengarah kepada
desain
struktural
yang
ergonomis dan
berfungsi
untuk
memudahkan
pemakai
dalam
proses
pengidentifikasian, penggunaan,
penempatan,
pengepakan,
penyimpanan
dan
distribusi
suatu
produk.
Jadi
bagaimana
desainnya
bisa
stabil
jika
diletakkan,
jika
dipegang
tidak
masalah, display,
penggunaan
dan
pengirimannya
bagus.Sedangkan seni
menyangkut
bagaimana
teks,
warna
dan
gambarnya dapat menarik perhatian dan mengikat emosi orang yang melihatnya.
Dalam
marketing,
packaging
merupakan
sarana
komunikasi
sebuah
produk.
Kemasan menjadi sarana terbaik
untuk
mendorong konsumen untuk
membeli sebuah
produk dan
untuk
membangun
loyalitas
konsumen
terhadap
produk.
Sebab,
packaging bisa
menjadi
personal
statement
bagi
konsumen
untuk
menunjukkan
jati
diri
mereka.
Daya
tarik
suatu
kemasan sangatlah penting
untuk
menarik
minat
konsumen
dan
mempengaruhi
tindakan
konsumen
baik
secara
sadar
maupun
tanpa
disadari. Selain
itu
desain
suatu
kemasan
yang
optimal
harus
mampu
memberikan
impresi
spontan
dan
langsung atas tindakan
konsumen ditempat
penjualan, karena
tujuan akhir dari desain kemasan adalah menciptakan penjualan.
Suatu desain kemasan yang baik memilki kriteria sebagai berikut :
1.
Kemasan harus sesuai dengan isi.
2.
Kemasan
harus
sesuai
dengan
kelas
perdagangan
(target
market)
yang
diinginkan.
|