Home Start Back Next End
  
37
manusia, 
serta 
studi 
fenomena–fenomena 
besar 
yang 
berhubungan
dengannya.
Menurut Jauari (2007), fokus perhatian Interaksi Manusia dan
Komputer  (IMK)  tidak  hanya  pada  keindahan  tampilannya  saja  atau
hanya
tertuju
pada
tampilan
antarmukanya saja, tetapi juga
memperhatikan aspek-aspek pamakai,
implementasi
sistem rancangannya
fenomena
lingkungannya,
dan
lainnya.
Misalnya,
rancangan
sistem itu
harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam
pemakaian, serta mudah untuk dipelajari.
2.9.1
Tujuan Rekayasa Sistem IMK
Sistem yang
efektif
akan
menghasilkan
rasa
keberhasilan,
kompetensi, 
penguasaan, 
dan 
kejelasan 
dalam 
komunitas 
pemakai.
Tujuan  dari  rekayasa  sistem  IMK  adalah  untuk  menghasilkan  sistem
yang memiliki (Shneiderman, 2005) :
1.   Fungsionalitas yang semestinya.
Sistem dengan
fungsionalitas
yang
kurang
memadai
akan
mengecewakan
pemakai
dan
sering ditolak
atau
tidak
digunakan,
sedangkan 
sistem 
yang 
berlebihan 
akan 
menyebabkan 
kesulitan
dalam implementasi, pemeliharaan, dan penggunaan.
2.   Kehandalan, ketersediaan, keamanan, dan integritas data.
-
Kehandalan (reliability) : berfungsi seperti yang diinginkan.
-
Ketersediaan (availability) : tersedia ketika hendak digunakan.
-
Keamanan
(security)
:
terlindung
dari
akses
yang
tidak
diinginkan
dan kerusakan yang tidak disengaja.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter