Home Start Back Next End
  
45
2.
Penentuan Harga Pokok penuh (absorption/full costing)
Absorption/
Full
Costing
adalah cara penentuan harga pokok produk yang
membebankan seluruh biaya produksi, baik biaya produksi variabel maupun
biaya produksi tetap ke produk. Biaya yang diperhitungkan mencakup biaya
bahan
baku,
biaya
tenaga
kerja,
biaya overhead
pabrik
variabel
dan
biaya
overhead tetap.
Menurut Krismiaji (2002,
h.163)
untuk
membedakan antara Full Costing
dengan Variabel Costing dapat dilihat dari contoh :
PT. 
Condongsari 
memiliki 
data 
yang 
berhubungan 
dengan 
produksi
sebagai berikut:
Persediaan Produk Jadi Awal
0
Unit diproduksi
30.000
Unit dijual dengan harga per unit
Rp300.000
24.000
Kapasitas produksi normal
30.000
Biaya variabel per unit :
Bahan baku
Rp.  50.000
Tenaga kerja
Rp.100.000
Overhead
Rp.  50.000
Biaya administrasi dan penjualan
Rp.   10.000
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter