Home Start Back Next End
  
30
4.   Memilih organisasi file
Tujuan
dari
tahap
ini
adalah
untuk
menentukan
organisasi
file
yang
efisien
untuk
setiap
base
relation.
Cara
menentukan organisasi
file
yaitu dengan memilih tipe-tipe file yang ada, yaitu:
a.   Heap
sangat
tepat
digunakan ketika
setiap
record
di
dalam
tabel
harus ditampilkan ketika tabel tersebut diakses.
b.
Hash
cocok
digunakan
ketika
record-record di
dalam
tabel
ditampilkan berdasarkan nilai field yang pasti.
c. 
Indexed
sequential
access
method
(ISAM)
merupakan struktur
penyimpanan yang
lebih
baik
dari
hash
yaitu
nilai
field
pasti,
jangkauan nilai,
pattern
matching.
Update
terhadap
file
ini
menyebabkan urutan
access
key
hilang
sehingga
kecepatan
menampilkan 
data 
berdasarkan 
access 
key 
menjadi 
lambat.
Update file juga membuat kinerja semakin turun.
d.   B+-tree,
indeks
dari file
B+-tree
bersifat
dinamis
dan bertambah
ketika
tabel-tabel
bertambah. Dengan
demikian,
tidak
seperti
ISAM, kinerja
B+-tree tidak
menurun  ketika tabel di update. B+-
tree juga menyimpan urutan dari access key
e.  
Clusters,
adalah 
kumpulan 
dari 
satu 
atau 
lebih 
tabel 
yang
disimpan bersama-sama karena tabel
itu
melakukan share
kolom-
kolom yang
umum dengan
tabel
lain
dan
sering
digunakan
bersama-sama.
Kolom-kolom yang
berhubungan
antar
tabel
disebut cluster key. Cluster key hanya disimpan sekali.
5.   Pemilihan indeks
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter