Home Start Back Next End
  
25
2.3 Audit Sistem Informasi
2.3.1 Pengertian Audit Sistem Informasi
Menurut Aren dan Loebbecke yang diterjemahkan oleh Jusuf    
(2003, p1),
menambahkan “untuk melaksanakan audit diperlukan informasi yang dapat diverifikasi
dan sejumlah standar (kriteria) yang dapat digunakan sebagai pegangan pengevaluasian
informasi tersebut. Agar dapat diverifikasikan, informasi harus dapat diukur. Informasi
yang dapat diukur memiliki berbagai bentuk.”
Kesimpulan
dari
teori
teori
diatas
bahwa
audit
sistem informasi
adalah
proses
pengumpulan
dan
pengevaluasian
bukti
untuk menentukan
apakah
sistem komputer
dapat  melindungi  asset  atau  kekayaan,  memelihara  integritas  data,  memungkinkan
tujuan organisasi untuk dicapai secara efektif dan menggunakan sumber daya secara
efisien
2.3.2 Tujuan Audit Sistem Informasi
Tujuan audit sistem informasi
menurut Weber (1999, p11-13), dapat disimpulkan
secara garis besar terbagi menjadi empat tahap, yaitu :
1.   Meningkatkan keamanan asset – asset perusahaan.
Asset
informasi
suatu
perusahaan seperti perangkat keras (hardware),
perangkat
lunak
(software),
sumber
daya
manusia,  
file
data
harus
dijaga
oleh
suatu
sistem
pengendalian
intern
yang
baik
agar
tidak
terjadi
penyalahgunaan
asset perusahaan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter