|
38
4.
Fleksibilitas kecepatan pembelajaran
e-learning
dapat disesuaikan
dengan
kecepatan
belajar
masing-masing
siswa. Siswa
mengatur
sendiri
kecepatan
pelajaran
yang diikuti
dan
dapat memilih
modul yang ingin dipelajari.
5.
Standarisasi pengajaran
e-learning
dapat
menghapuskan
perbedaan
kemampuan
dan metode
pengajaran
yang
ditetapkan
guru. Pelajaran
e-learning
selalu
memiliki
kualitas
sama
setiap
kali diakses
dan
tidak
tergantung
suasana
hati
pengajar.
6.
Efektifitas pengajaran
Penyampaian
pelajaran
e-learning
dapat
berupa
simulasi
dan kasus-
kasus,
menggunakan
bentuk
permainan
dan
menerapkan
teknologi
yang canggih.
Bentuk-bentuk
pembelajaran
tersebut
dapat membantu
proses pembelajaran
dan mempertahankan
minat belajar.
7.
Kecepatan
distribusi
e-learning
dapat
cepat
menjangkau
karyawan
yang
berada
di luar
wilayah
pusat.
Apabila
ada
perubahan
materi
pelatihan,
administrator
hanya perlu mengubah diserver e-learning.
8.
Ketersediaan on-demand
e-learning
dapat
diakses
sewaktu-waktu,
sehingga
kita dapat
segera
mempraktekkan pelajaran dan meyelesaikan tugas dengan baik.
9.
Otomatisasi proses administrasi
e-learning
menggunakan
suatu
Learning
Management
System
(LMS)
yang
berfungsi
sebagai
platform
pelajaran-pelajaran
e-learning.
LMS
|