|
56
Pada tahun
1996, PHP telah
banyak
digunakan
dalam website
di
dunia.
Sebuah
kelompok
pengembang
software
yang
terdiri
dari
Rasmus,
Zeew
Suraski,
Andi
Gutman,
Stig
bakken,
Shane
Caraveo,
dan
Jim Winstead
berkerja
sama
untuk
menyempurnakan
PHP
2.0.
Akhirnya, pada tahun 1998, PHP 3.0 diluncurkan. Penyempurnaan
terus
dilakukan sehingga
pada tahun
2000
dikeluarkan
PHP 4.0. Tidak
berhenti
sampai
disitu,
kemampuan
PHP
pun terus
ditambah,
dan
saat
buku ini
disusun, versi terbaru yang telah dikeluarkan adalah PHP
5.6.2.
2.2.10.2 Pengertian PHP
Menurut
Kasiman
(2006,
p2-4),
PHP singkatan
dari
Personal
Home
Page Hypertext
Preprocessor
yang
digunakan
sebagai
bahasa
script
sever-side
dalam
pengembangan
web yang
disisipkan
pada
dokumen
HTML.
Penggunaan
PHP
memungkinkan
web dapat dibuat
dinamis sehingga
maintenance
situs web tersebut
menjadi
lebih
mudah
dan
efisien.
PHP
merupakan
software
Open-Source
yang
disebarkan
dan dilisensikan
secara gratis serta
dapat didownload
secara bebas
dari
PHP menggunakan bahasa C.
PHP
(akronim
untuk
PHP
Hypertext Preprocessor) adalah
server-side
embedded
scripting
language.
Ini
berarti
bahwa
PHP
bekerja dalam dokumen HTML
untuk memberikannya
kekuatan
dalam
menghasilkan
content
on demand.
Dengan
menggunakan
PHP,
dapat
dibuat
suatu
aplikasi
web,
tidak
hanya
kumpulan
halaman
statis
|